Chart Live

Showing posts with label 2000 BC. Show all posts
Showing posts with label 2000 BC. Show all posts

Abraham

Abraham (bahasa Ibrani: אַבְרָהָם, Standar Avraham Tiberias ʾAḇrāhām Ashkenazi Avrohom atau Avruhom; bahasa Arab: ابراهيم, Ibrāhīm ; Ge'ez: አብርሃም, ʾAbrəham) adalah tokoh penting dalam Alkitab dan Al-Quran. Agama Yahudi dan Kristen mengakuinya sebagai patriarkh, sementara dalam tradisi Islam ia dikenal sebagai Nabi Ibrahim. Dalam tradisi agama Abrahamik, Abraham adalah bapak rohani dari banyak orang.
Menurut Alkitab, Abraham dipanggil Allah dari Mesopotamia ke negeri Kanaan, sekitar tahun 2000 SM.[11] Di sana ia mengadakan perjanjian: Abraham diminta mengakui bahwa Yahweh adalah Tuhan dan otoritas tertinggi satu-satunya dan universal, dan untuk itu Abraham akan diberkati dengan keturunan yang tak terhitung banyaknya. Kehidupannya yang dikisahkan dalam Kitab Kejadian (pasal 11–25) dapat mencerminkan berbagai tradisi.
Nama aslinya adalah Abram (bahasa Ibrani: אַבְרָם, Standar Avram Tiberias ʾAḇrām ; "bapa (ab) yang terpuji" atau "bapa[-ku] dipuji/dimuliakan" (bandingkan Abiram). Belakangan dalam hidupnya ia dikenal dengan nama "Abraham", seringkali disebut pula sebagai av hamon (goyim) "bapak dari banyak (bangsa)" menurut Kejadian 17:5, meskipun dalam bahasa Ibrani kata ini tidak mempunyai arti harafiah. http://id.wikipedia.org/wiki/Abraham

Astiina, by: Amie Suzako

Gojoseon


Gojoseoneon atau Joseon Kuno (2333 - 108 SM) adalah kerajaan Korea yang pertama.

Bukti sejarah

Berdasarkan Dongguk Tonggam, catatan sejarah Joseon tahun 1485, menuliskan bahwa Dangun mendirikan Gojoseon pada tahun ke-50 masa pemerintahan Kaisar Yao di zaman Cina kuno (memerintah antara 2357 SM - 2256 SM). Samguk Yusa, babad sejarah dan mitos Korea yang mengutip kitab sejarah Cina juga menuliskan tanggal yang sama.

Samguk Yusa menuliskan bahwa Joseon Kuno didirikan pada tahun 2333 SM oleh Dangun, putra dewa yang bernama Hwanung yang turun dari surga untuk menyatukan umat manusia di bumi.[1] Para sejarawan moderen yang menelusuri kebenaran Samguk Yusa menyatakan kesulitan untuk menghubungkan catatan sejarah tersebut dengan bukti-bukti konkrit.[1] Walau begitu, bukti-bukti awal mengenai pendirian Joseon pertama kali tercatat dalam catatan-catatan sejarah Cina dan berkat penelitian arkeologi, kerajaan Joseon dapat dihubungkan dengan kebudayaan perunggu yang berkembang di daerah yang dipercaya sebagai teritori negeri Joseon Kuno.[1]

Tanggal pendirian Joseon Kuno masih menjadi perdebatan di antara sejarawan di Korea dan negara-negara tetangganya.[1] Rakyat Korea meyakini tanggal tersebut karena mereka percaya, seperti kerajaan-kerajaan awal yang menganggap mereka sebagai keturunan Gojoseon, bahwa mereka juga adalah keturunan Dangun.[1] Gojoseon mewakili identitas rakyat Korea yang sangat penting.[1]

Orang Korea menyelenggarakan hari ke-3 bulan Oktober sebagai Hari Pendirian Nasional atau Gaecheonjeol yang bermakna "festival pembukaan surga".[1] Hari libur nasional ini memperingati berdirinya kerajaan Joseon Kuno (Gojoseon), negara pertama bangsa Korea.[1]
[sunting] Dangun
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Dangun

Menurut Samguk Yusa, Dangun, sang pendiri negara Joseon Kuno, lahir dari pasangan Hwanung, putra dewa langit dan Ungnyeo, seekor beruang yang berubah menjadi manusia.[1] Dangun memimpin Gojoseon lebih dari 1000 tahun.[1]
[sunting] Bukti arkeologi

Para arkeolog menemukan sejumlah besar artefak dan situs tempat tinggal suku Yemaek, yang dikenal sebagai suku kuno yang muncul pada masa Gojoseon.[1] Suku ini diketahui mengusahakan pertanian sejak tahun 4000 SM.[1] Salah satu temuan yang terkenal adalah palawija setengah terbakar yang ditemukan di Pyeongyang, yang merupakan ibukota terakhir kerajaan Gojoseon.[1] Perkembangan pertanian dan permukiman di Semenanjung Korea dan Manchuria menyebabkan penyatuan kelompok suku-suku dan pendirian negara-negara kuno.[1] Hal itu berjalan seiring dengan pengenalan teknik membuat peralatan perunggu antara tahun 2000 SM-1500 SM.[1] Legenda mengenai pendirian Gojoseon dapat diinterpretasikan melalui proses sejarah tersebut.[1]

Catatan sejarah Cina kuno membuktikan bahwa keberadaan Gojoseon cukup diketahui di Cina.[1] Di abad ke-7 SM, Gojoseon telah menjalin hubungan dagang dengan banyak negara di Cina.[1] Gojoseon mulai berkembang di periode antara abad ke-5 SM-3 SM menjadi kerajaan yang kuat dan telah bergabung dengan kelompok suku Yemaek.[1]
[sunting] Keruntuhan

Kemunculan Gojoseon sebagai kekuatan utama di wilayah tersebut mengakibatkan perselisihan dengan Dinasti Han yang telah menyatukan Cina menjadi kekaisaran besar.[1] Pada tahun 109 SM, Gojoseon diinvasi oleh sebanyak 5000 pasukan Han dan merebut ibukotanya.[1] Dinasti Han mendirikan 4 buah koloni di wilayah Gojoseon.[1]

Koloni Dinasti Han hanya dapat mengendalikan wilayah terbatas di ibukota Gojoseon dan sekelilingnya.[1] Namun, sebagian besar teritori Gojoseon telah berkembang menjadi negara-negara kecil yang bahkan telah berkembang sebelum jatuhnya Gojoseon.[1] Negara-negara tersebut antara lain Buyeo di wilayah utara dan Jin di wilayah selatan.[1] jatuhnya Gojoseon mengakibatkan berkembangnya kekuatan lokal yang membentuk negara independen melalui perlawanan terhadap koloni Han.[1] Situasi politik yang baru yang berkembang di Manchuria dan Semenanjung Korea di awal abad ke-1 SM dianggap para sejarawan sebagai Periode Banyak Negara, dimana wilayah Gojoseon terpecah menjadi negara-negara kerajaan dan kesukuan.[



Astiina, by: Amie Suzako

King Namrud, Namrudz, Nimrod

King Namrud (lived about the year 2275 BC-1943 BC) is also called a misspelled Namrudz bin Kan'aan (Arabic نمرود بن كنعان, British Nimrod, Hebrew: נִמְרוֹד, expertly Nimrod נִמְרֹד Tiberias; Nimrod) (2275 BC - 1943 BC) is one One was a king who ruled Mesopotamiapurba (now known country Iraq). It has a mat "a mighty hunter" who intends Great Hunter or "The Mighty Hunters", kerana discretion in the hunt. His full name is Namrudz Kan'aan son of Cush son of Ham son of Noah's son (Noah) or also sesetengah opinion (King Namrud son of Cush son of Ham son of Noah). In addition he was given the title god Bacchus or the Sun God and the Gods Wain.

Cush was the father Namrud namely the prophet Noah's grandson, when his mother was Semiramis. His mother at the age of teens have berkahwin with his father. Is believed to hold a day after intercourse with Semiramis, his father had died. By it, if he does not berbapa Namrud born.
 
His mother was a wise woman beautiful again. After he was born, his mother made him kononnya story is never touched by humans and Namrud is a holy son. It has added Namrud belief that he was the son of god. When he became an adult, he became a dashing and jealous mother with his female friend. By it, Semiramis has berkahwin with Namrud namely his own son.
 
Namrud itself is a plural word that has a sense of "Let's revolt". His name is recorded in the Torah, the Gospels and the stories of Islam.

In his day, was a king Namrud intelligent, but intelligence that made him arrogant and takkabur and so he professes to be an atheist or as God, and trying to always get great opposition from the Prophet Ibrahim His name is famous for his efforts as founder kerana Tower of Babel. Gospel According to his empire, including Babylon, Erech, Accad, and Calneh, in the land of Shinar, which is also known as ground Namrud.

Maszanet.blogspot.com