Chart Live

Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Empat Miliarder Dunia









http://media.focus.com/images/uploaded/generic/larry-ellison-mba/larry_ellison.jpgLarry Ellison CEO Oracle, Larry Ellison ini memiliki kekayaan bersih sekitar US$28 miliar. Pada 2004-2005, ia membuat berita utama saat ia membeli lebih dari 12 properti di Malibu, California, termasuk hotel dan restoran dengan menghabiskan US$180 juta.

Ellison juga menghabiskan duitnya untuk mengakuisisi turnamen olahraga. Baru-baru ini, ia menggelontorkan US$100 juta untuk membeli laga Turnamen Tenis Terbuka BNP Paribas.

Ada banyak cara yang dilakukan oleh para pemilik harta puluhan dan ratusan triliun di dunia dalam "menghamburkan" uang mereka. Bukan sekedar berapa yang dipakai untuk jamuan makan siang, pesta perkawinan atau membeli kapal pesiar, melainkan apa yang mereka lakukan dengan uang sebanyak itu.  

Ketika seorang miliarder tiba-tiba membelanjakan uang dalam jumlah besar, ratusan miliar atau triliunan rupiah, sontak sorotan tajam media langsung tertuju padanya.

Sebut saja misalnya ketika taipan Roman Abramovich membeli klub sepak bola ternama Chelsea pada 2003, media pun memberitakan secara besar-besaran aksi tersebut.

Michael Bloomberg
Michael Bloomberg, pendiri Bloomberg L.PMichael Bloomberg tergolong taipan yang kurang konvensional dalam membelanjakan uangnya. Pemilik kekayaan US$18 miliar itu menghamburkan duit yang tak sedikit untuk memenangkan pencalonan dirinya sebagai Walikota New York pada 2009. Menurut laporan AFP, Bloomberg menghabiskan US$1 juta per hari dalam pertarungan politik melawan saingannya. Catatan New York Times, Bloomberg juga mengeluarkan biaya besar dalam tiga pemilu sebelumnya.

Meskipun duit banyak membantunya dalam mempertahankan kursinya, Bloomberg secara rutin menjaga popularitasnya tetap tinggi dikalangan pemilih New York. Itu menunjukkan bukan sekedar uang dibalik kesuksesannya.

Warren Buffet
Warren BuffettPada 2008, Warren Buffet dinobatkan sebagai orang terkaya dunia versi Forbes dengan harta US$62 miliar. Meski begitu Buffet terkenal taipan yang hemat, bukan pemboros besar. Sepanjang karirnya, ia mengkritik belanja besar para CEO-nya, termasuk kritikan pada label US$100 juta jet pribadi perusahaan yang menurutnya "Tidak Bisa Dipertahankan."

Meski duitnya ratusan triliunan rupiah, dia memilih hidup sederhana. Lantas untuk apa segunung uangnya digunakan? Pada 2006, Buffet memilih menyumbangkan 80 persen kekayaannya kepada Bill dan Melinda Gates Foundation. Pada saat itu, ia menyumbang sebesar US$30 miliar, donasi terbesar yang pernah ada.

Lakshmi Mittal
Lakshmi MittalLakshmi Mittal adalah salah satu taipan papan atas dunia versi Forbes dengan total harta US$28,7 miliar pada 2010. Pada 2004, raja baja India dan CEO ArcelorMittal ini menikahkan putrinya selama enam hari berturut-turut bagi 1000 tamu undangan di Istana Versailles, termasuk bintang tenar Kylie Minogue. BBC memperkirakan biaya pernikahan tersebut lebih dari US$55 juta. Sumber; _(vivanews.com)

www.masza.cz.cc

Strategi Groupon

Groupon employees at its headquarters in Chicago. The company now employs more than 7,000 people and has 83 million subscribers across 43 countries.

Menyusul langkah LinkedIn dua pekan lalu, situs social buying Groupon telah mendaftarkan diri untuk go public, Kamis 2 Juni 2011. 
 
Menurut dua orang sumber New York Times yang mengetahui masalah ini, debut Groupon di lantai bursa diharapkan bakal menyerap dana sebesar US$3 miliar.

Perusahaan ini diperkirakan memiliki valuasi sekitar US$30 miliar (sekitar Rp256 triliun), melampaui valuasi Google saat IPO pada 2004. 

Groupon adalah situs yang menawarkan kupon diskon kepada para penggunanya. Popularitas perusahaan yang bermarkas di Chicago itu naik begitu singkat. Tak lama setelah didirikan, Groupon mengukir pendapatan sebesar US$94 juta (sekitar Rp800 miliar) pada 2008. 

Dua tahun kemudian, pendapatannya membengkak menjadi US$713 juta (sekitar Rp6 triliun). Kini, perusahaan itu memiliki lebih dari 7.000 karyawan dan 83 juta anggota di 43 negara. Pada kuartal pertama tahun ini, Groupon melaporkan pendapatan sebesar US$644,7 juta.

Pada 2010, berdasarkan sesi pendanaan yang dilakukan oleh lembaga investasi Rusia D.S.T. Global, Groupun diperkirakan bernilai US$1,4 miliar. Groupon juga sempat menolak tawaran akuisisi dari Google senilai US$6 miliar atau sekitar Rp51 triliun pada Desember 2010.

Kini, dengan valuasi sekitar US$30 miliar, Groupon akan melampaui debut Google saat IPO. Pada IPO Agustus 2004, Google menyerap dana sebesar US$1,67 miliar dan mencatat nilai valuasi sebesar US$27 miliar (sekitar Rp230 triliun). 

Pada sebuah surat pernyataannya kepada para investor, Chief Executive Groupon, Andrew D Mason, menyorot peluang pertumbuhan perusahaan, namun mewanti-wanti agar mereka tidak terlalu menaruh harapan terlalu tinggi pada keuntungan perusahaan. 

“Saat melihat peluang untuk berinvestasi jangka panjang, kita jangan terlalu menghiraukan konsekuensi jangka pendek,” kata Mason dikutip dari NYTimes.

Saat ini, pemegang saham terbesar Groupon adalah Co-founder dan anggota dewan direksi Eric P Lefkofsky, yang memiliki 64,1 juta saham, atau sekitar 21,6 persen saham perusahaan senilai miliaran dolar AS. 

Selain itu, lembaga modal ventura Accel Partners, yang berinvestasi di Groupon pada November 2009, memiliki 5,6 persen saham. Sementara itu, Mason, mengendalikan 7,7 persen saham perusahaan. Groupon, yang akan diperdagangkan dengan kode “GRPN,” menunjuk Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan Credit Suisse sebagai underwriter pada IPO tersebut.

Selain Groupon, dua orang sumber yang tidak bersedia disebutkan juga mengatakan bahwa perusahaan game Zynga juga tengah bersiap mendaftarkan IPO dengan perkiraan nilai valuasi lebih dari US$10 miliar.

Sementara itu, Facebook, yang baru-baru ini menggalang investasi sebesar US$1,5 miliar diharapkan untuk mendaftarkan IPO tahun depan. Sekarang, Facebook memiliki valuasi sebesar US$80 miliar.

Gelombang go public itu mengikuti IPO LinkedIn di Wall Street dua pekan lalu. Pada hari pertama perdagangan, saham LinkedIn melejit hingga lebih dari dua kali dari yang ditawarkan.
“Pasar seringkali adalah para peramal yang baik, dan saya pikir ini baru awal dari kiprah jejaring sosial,” kata Bing Gordon, seorang pemodal ventura sekaligus direktur pada perusahaan game Zynga. (art) _Sumber (vivanews.com)  www.masza.cz.cc