Chart Live

Showing posts with label Teori Rekonstruksi. Show all posts
Showing posts with label Teori Rekonstruksi. Show all posts

Orang Lebih Jijik Pada Pengemis dibanding Pada Koruptor


Apa sih sulitnya memberantas korupsi? Mungkin ada yang menjawab korupsi berlindung dibalik kekuasan. Mungkin ada yang bilang memberantas korupsi itu. Beberapa teman memberikan jawaban seperti dibawah ini: Rudy S W @rudysw Tapi entah kenapa tiba-tiba tadi pagi terlintas ide tentang kira-kira mengapa sulit memberantas korupsi. Sayangnya, jawaban itu juga berupa pertanyaan hehe. Apa? Ya judul posting ini lah. Mengapa orang lebih jijik pada pengemis dibanding pada koruptor?
Dalam benak kita, koruptor itu lebih diterima dari pada pengemis secara alami. Karena lebih diterima, maka kita lebih sulit menolak/menghindari koruptor dari pada menolak/menghindari kehadiran pengemis di dekat kita. Koruptor disini dimaknai sebagai personifikasi dari korupsi, bentuk konkret dari korupsi yang bisa kita lihat.
Dibawah ini contohnya. Kira-kira bagaimana respon kita menyikapi orang pada dua foto dibawah ini?
Foto @SiKreshna
Bayangkan ya, kita lagi duduk di bangku halte. Kemudian orang semacam pada foto pertama datang dan duduk di sebelah kita. Mata kita sudah dimanjakan dengan penampilannya. Ketika bersebelahan, hidung kita dimanjakan harum badannya.
Sekarang bayangkan, kita lagi duduk di bangku halte. Kemudian orang semacam pada foto kedua datang dan duduk disebelah kita. Sejak awal aja sudah bikin sepet mata. Pas duduk sebelahan, hidung kita langsung terserang bau tak sedap.
Kira-kira pada kesempatan mana kita lebih mungkin menggeser duduk atau bahkan menghindar? Ya. Secara alami, lebih besar kemungkinan pada kejadian kedua.
Selain itu, koruptor adalah orang yang berseragam. Kita lebih mudah menerima kehadiran dan perintah dari kalangan yang berseragam, bahkan ketika perintah tersebut sebenarnya tidak kita setujui.  Seragam adalah simbol otoritas. Kita mengasosiasikan pengguna seragam sebagai pemegang otoritas yang diterima secara umum. Jadi seragam itu menimbulkan kesan yang cenderung positif pada penggunanya.
Seringkali seragam ini diperkuat dengan kata-kata “kebenaran”. “Kebenaran” yang berasal dari pendapat umum, dari undang-undang, bahkan dari kitab suci. Kombinasi seragam dan kata-kata kebenaran itu tampak pada film keren berjudul Kita vs Korupsi: Aku Padamu.
Belum lagi kalau kita berbicara koruptor punya banyak uang yang memungkinkannya mengakses tempat dan fasilitas mewah yang relatif dipandang oleh masyarakat.
Pada akhirnya, sekarang bayangkan kita sebagai orang yang berada dalam “sistem” dan berinteraksi langsung dengan mereka yang kita sebut “koruptor”. Jangan-jangan kita juga masih lebih jijik pada pengemis dibanding pada mereka. Selama kita masih nyaman dekat dengan koruptor maka koruptor pun masih nyaman untuk menjalankan aktivitas sehari-harinya, korupsi.
Belajar dari kasus “Pemberantasan Korupsi di Italia”, setidaknya ada 3 agenda pemberantasan korupsi:
  1. Pemimpin nasional yang berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi
  2. Lembaga pemberantasan korupsi yang kuat (Itulah pentingnya #SaveKPK)
  3. Gerakan sosial dan pendidikan untuk menghentikan kebiasaan mengidolakan koruptor dan mencari idola-idola baru dari kalangan yang bersih
Aku pribadi akan mengambil peran pada gerakan pendidikan, gerakan yang mengembangkan anak yang berkarakter sesuai pohon karakter, sehingga bangga pada kemampuan diri sendiri dan jijik untuk melakukan korupsi.
Bagaimana cara agar lebih jijik pada koruptor dibanding pada pengemis?
Cara yang aku usulkan bisa dibaca disini 

Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Apakah Perubahan Perlu Teori

  “Yang penting perubahan bro! Buat apa pusing-pusing sama teori?!” Begitulah keyakinan kebanyakan aktivis sosial di Indonesia. Keyakinan yang menyulitkan perubahan gerakan sosial  Dalam workshop Advokasi Kreatif yang telah memasuki angkatan ke-7, aku memperkenalkan apa yang disebut sebagai Teori Perubahan (Theory of change). Aku mendengar mengenai Teori Perubahan pertama kali dari Mas Dani, sudah beberapa tahun yang lalu tapi baru sekarang punya kesempatan untuk mengajarkannya.
Mengapa aku perkenalkan? Perubahan sosial bukanlah sulap yang bisa terjadi seketika. Perubahan sosial terjadi melalui serangkaian proses yang melibatkan interaksi beragam pihak. Oleh karena itu, penting bagi aktivis sosial untuk merumuskan sebuah teori perubahan yang menjelaskan bagaimana proses mewujudkan perubahan sosial yang dicita-citakan. Teori perubahan bisa menjadi alat bantu untuk menemukan solusi ditengah kompleksitas persoalan dan ketidakpastian keadaan saat ini.
Apa itu teori? Kalau mengenai ini bisa dibaca di posting “Ah Cuma Teori”. Apa itu teori perubahan? Serangkaian pernyataan yang menjelaskan proses terjadinya perubahan sosial. Teori perubahan pada dasarnya menjelaskan bagaimana sebuah komunitas akan mewujudkan suatu sasaran jangka panjang. Dengan adanya Teori Perubahan ini maka kita dapat melihat gambaran bagaimana berbagai faktor-aktor berinteraksi dalam mencapai suatu sasaran.
Apa manfaat dari teori perubahan? Pertama, kita dapat menjelaskan proses perubahan sosial yang diidamkan dengan lebih simpel, jelas dan sistematis kepada beragam pihak. Penjelasan tersebut memudahkan kita mendidik atau mempengaruhi pihak lain untuk mendukung sebuah perubahan.
Kedua, teori perubahan menjadi sebuah panduan tindakan dalam mencapai keadaan yang kita cita-citakan. Panduan ini juga dapat digunakan untuk mensinergikan beragam program yang kita jalankan. Ketiga, adanya teori perubahan membuat kita lebih dinamis karena respon dari lingkungan dapat menjadi umpan balik untuk melakukan revisi atau pengembangan sebuah teori perubahan. Tanpa menyadari teori perubahan yang diyakini akan membuat kita terjebak pada keyakinan keliru tanpa bisa melakukan revisi atau perubahan keyakinan.
Contoh, banyak kalangan yang meyakini bahwa perubahan sosial terjadi ketika kita melakukan pergantian kepemimpinan. Jadi ketika suatu daerah terjadi suatu keadaan yang tidak diinginkan, maka hampir bisa dipastikan solusinya adalah ganti pemimpin. Kenyataannya, banyak pergantian pemimpin tidak disertai dengan perubahan nyata.
Contoh lain, banyak aktivis sosial meyakini bahwa cara untuk mengubah pendapat pengambil kebijakan adalah dengan demonstrasi. Demonstrasinya pun kurang lebih seperti itu, banyak orang sekaligus berbondong-bondong membawa poster atau spanduk ke gedung pengambil kebijakan. Bagaimana dengan kenyataannya? Mungkin efektif untuk beberapa momen, tapi seringkali justru berdampak negatif.
Contoh lain, pembangunan Indonesia membutuhkan hutang atau investasi dari luar negeri. Mungkin benar ada kondisi yang membuat kita membutuhkan hutang atau investasi dari luar negeri. Tapi ketika itu menjadi keyakinan buta jadilah apa yang kita alami saat ini, hutang bukannya menjadi alat bantu, hutang justru semakin membenamkan kita.
Sadari teori yang secara sadar atau tidak sadar telah memandu tindakan atau program kita. Dengan menyadarinya maka kita bisa melakukan revisi atau perubahan untuk memastikan tercapainya cita-cita.
Apa teori perubahan yang kamu yakini untuk melakukan perubahan Indonesia?
http://bukik.com/2012/08/12/mengapa-perubahan-perlu-teori/
 Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Mengapa Kebaikan Sering Memaksa?


Masuk sekolah? Masuk kerja? Adalah hal baik setidaknya menurut pandangan banyak orang. Tapi mengapa banyak orang yang memaksa orang lain untuk melakukan hal baik itu? Gara-gara tadi pagi baca berita tentang upaya FPI untuk melarang pementasan Lady Gaga, aku terbersit pikiran yang menjadi judul posting ini. Belajar, sekolah, kerja, beribadah, tertib lalu lintas, buang sampah pada tempatnya, dan banyak kebaikan lagi yang menjadi alasan orang untuk memaksa orang lain. Apakah karena legitimasi bahwa itu kebaikan maka dibenarkan adanya pemaksaan?
Bahkan dalam beberapa workshop yang pesertanya aktivis sosial, aku menemui pola sikap yang kurang lebih sama. Karena atas nama rakyat, maka aktivis sosial bersikap “memaksa” agar tuntutannya dipenuhi pihak lain. Bila tidak, maka akan ada konsekuensi negatif yang diberikan.
Apa dampaknya ketika kebaikan digunakan untuk memaksa? Kebaikan menjadi dijauhi oleh orang-orang. Kok bisa? Secara alami, orang enggan dipaksa. Pemaksaan mungkin akan diterima secara eksplisit tapi secara implisit tetap menolak pemaksaan tersebut. Contoh, anak yang dipaksa sekolah akan masuk sekolah tapi sikapnya disekolah mencerminkan keengganan bersekolah.
Sebaliknya dengan apa yang dinilai oleh sebagai keburukan yang justru jarang menggunakan pemaksaan. Mengapa tidak ada training korupsi? Karena orang belajar korupsi secara alami dan organik. Tidak perlu ada reward & punishment.
Apa yang terjadi ketika keburukan jarang memaksa? Orang menjadi lebih nyaman dan akrab dengan keburukan. Keburukan berteman dengan orang-orang, bukan memusuhinya. Keburukan memahami orang-orang, bukan mengajarinya.
Manusia pada dasarnya tetaplah anak kecil. Ketika disuruh seperti dilarang, ketika dilarang seperti disuruh. Anak kita malas makan? Iming-iming dengan makanan dan laranglah ia makan. Anak kita malas gosok gigi? Tunjukkan asyiknya gosok gigi dan laranglah.
Mau terus memaksa atau memaksa diri untuk lebih kreatif dalam menyebar kebaikan?
 http://bukik.com/2012/06/04/mengapa-kebaikan-sering-memaksa/
Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

30 Juta Penduduk Miskin


Mengapa tidak ada yang menangis ketika tahu ada 30 juta penduduk miskin di Indonesia?

Kita kerap melihat atau mendengar data mengenai jumlah penduduk miskin Indonesia. Tidak jarang pula menyaksikan perdebatan mengenai akurasi data tersebut. Tapi mengapa kita tidak menangis ketika mengetahuinya? 
Dalam sebuah workshop, aku sempat melontarkan pertanyaan apakah pernah ada yang menangis ketika mengetahui ada 30 juta penduduk miskin Indonesia? Atau pernahkah melihat ada orang menangis haru “huhuhu 30 juta penduduk Indonesia masih miskin ternyata”? Seluruh peserta menjawab tidak tahu bahkan malah tertawa ketika aku simulasikan tangisan karena data itu. Atau sebaliknya, pernahkah menyaksikan orang tertawa terbahak-bahak ketika membaca tumpukan data?
Banyak orang yang meyakini manusia adalah makhluk yang rasional, makhluk yang bertindak berdasarkan pertimbangan dan alasan yang rasional, berusaha mencapai tujuan yang masuk akal. Keyakinan ini pula yang menjadi persamaan antara birokrat  maupun aktivis perubahan di negeri ini. Meski seringkali posisinya berlawanan tapi mereka mempunyai keyakinan yang sama: manusia adalah makhluk rasional.
Dalam sebuah sesi yang dihadiri para aktivis perubahan, aku menunjukkan sebuah video dan mengundang peserta melakukan sumbang saran ide-ide untuk melakukan perubahan perilaku orang dalam video tersebut. Apa ide yang paling banyak? Ide yang berpijak pada keyakinan rasionalitas manusia seperti menunjukkan data, menyampaikan manfaat, sampai memberikan himbauan atau nasehat.
Masih ingat bagaimana para pejabat negeri ini memberikan himbauan, menyampaikan manfaat atau memberikan himbauan? Informasi bahaya merokok di setiap bungkusny? Himbauan agar korupsi ditindak tegas? Menunjukkan manfaatnya tertib berlalu lintas?
Kenyataannya, manusia bertindak pada awalnya bukan karena sisi rasionalnya. Manusia berubah bukan karena tujuan rasional. Oleh karena itulah, kita tidak menangis haru ketika tahu ada 30 juta penduduk miskin. Kita tidak tersentuh karena ada banyak anak gizi buruk di Indonesia. Himbauan hanya masuk di telinga kanan dan keluar dari telinga kiri.
Kita lebih tersentuh dengan menggunakan gambar dari pada data, menggunakan cerita dari pada argumentasi
Manusia berubah tidak mengikuti alur “mengetahui, menganalisis dan berubah” tapi lebih mengikuti alur “melihat, merasakan dan berubah”. Sisi emosi dalam diri manusia bisa diibaratkan sebagai seokora gajah, sementara sisi rasional adalah pawang gajah tersebut. Untuk menggerakannya, pertama yang perlu dilakukan adalah menggerakkan gajahnya atau menyentuh emosinya, baru kemudian memberikan penjelasan rasional pada sang pawang atau pada sisi rasionalitas kita.
Kita tidak bisa berkomunikasi dengan “sang gajah” atau emosi itu dengan data dan penjelasan rasional. Karena data dan penjelasan rasional adalah bahasa “sang pawang”. Emosi kita tersentuh dengan bahasa visual dan dengan menggunakan cerita. Ceritalah yang menggerakan manusia.
Bagaimana menurutmu, apakah manusia makhluk yang rasional? 











 http://bukik.com/2012/06/25/mengapa-tidak-ada-yang-menangis-ketika-tahu-ada-30-juta-penduduk-miskin-di-indonesia/
Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

12 Cara Kerja Otak


Aku tahu buku Brain Rules dari Pak Hernowo Mizan ketika tampil bareng di seminar Buku Digital di DPR RI. Langsung deh aku beli dan isinya menarik banget buat mengembangkan efektivitas belajar dan bekerja kita. Mau tahu? 
Brain Rules ditulis oleh John Medina, seorang biologi molekuler perkembangan dan konsultan penelitian (hihihi jangan tanya aku apa kerjanya ya….). Tapi kalau baca bukunya sangat kerasa banget beliau membawa perspektif evolusioner, semua dikaitkan dengan evolusi manusia.
Dia mengakui bahwa otak itu kompleks tapi ingin memperkenalkan cara kerja otak secara sederhana dengan membuat 12 aturan cara kerja otak.  Tidak hanya penjelasan teoritis, John Medina menjelaskan konsekuensi praktis pada setiap aturan, dalam konteks rumah, sekolah dan tempat kerja. 

Di posting ini aku tulis dan tulis ulang 3 dari 12 Aturan Cara Kerja Otak. Ringkas saja agar mudah dipelajari dan sempat dipraktekkan (praktek? sepertinya jauh deh….hihihi). Posting akan ditulis dengan urutan, aturan, penjelasan singkat, beserta dampak praktisnya bagi pembaca.
1. Bergerak melejitkan kemampuan otak
Otak kita dirancang untuk berjalan kaki, sekitar 19 kilometer per hari (ngek kuat amit…), selama masa evolusi nenek moyang kita. Ketika kita bergerak, darah akan terpompa ke otak, mengalirkan oksigen dan glukosa. Aerobik 2 kali seminggu memangkas resiko terkena dementia (penurunan kapasitas otak) dan menurunkan resiko sampai 60% terkena Alzheimer.
Aturan pertama ini menjelaskan mengapa kita mudah bosan ketika duduk diam di dalam kelas atau ruang kerja. Tanpa pergerakan membuat oksigen yang mengalir ke otak berkurang sehingga dianggap sebagai sinyal beristirahat (jadi menguap kan kalau kelamaan duduk?). Persoalannya, ruang kelas dan kerja kita didesain dengan asumsi kita diam ketika belajar dan bekerja (nah….gimana dong…)
Praktisnya:
Bila tubuh kita diam maka otak kita diam. Bergeraklah sambil belajar dan bekerja. Sekurang-kurangnya, lakukan pergerakan 10 menit setelah belajar atau bekerja. Ketika tubuh bergerak, maka otak akan menjadi aktif untuk mengelola berbagai informasi yang didapatkan. Sementara, ketika tubuh terlalu diam maka otak akan cenderung menjadi pasif dan terlihat malas untuk mengolah informasi.
2. Otak kita juga berevolusi
Otak adalah organ bertahan hidup kita dalam menjalani evolusi. Kita mengatasi dunia dengan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Kita bukan makhluk yang terkuat di bumi ini, tapi otak kita berkembang menjadi yang terhebat. Otak kita berkembang selama menangani penyelesaian persoalan dan membangun relasi dengan orang lain.
Kemampuan memahami persoalan dan membangun relasi dengan orang lain menjadi aktivitas bertahan hidup utama, bahkan hingga hari ini. Bukan saja di sekolah, kedua kemampuan itu juga kita butuhkan di tempat kerja.
Praktis: Bila kita tidak nyaman dengan orang lain maka kita tidak bisa efektif. Ketika murid tidak nyaman dengan gurunya maka belajar menjadi tidak efektif. Ketika bawahan tidak nyaman dengan atasannya maka bekerja menjadi tidak efektif. Belajar menyimak motivasi orang lain dan bangun relasi agar otak kita bekerja efektif.
3. Setiap otak tersusun secara berbeda
Otak dari kecil mengalami perkembangan yang luar biasa. Ada serangkaian hubungan yang terbangun antar ujung syaraf seiring dengan penghilangan hubungan yang lain. Apa yang kita lakukan dan pelajari dalan kehidupan mengubah bentuk fisik otak kita, mengubah susunan otak kita.
Setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda dalam menjalani hidup. Tidak ada dua otak manusia yang sama yang menyimpan informasi yang sama dengan cara yang sama di tempat yang sama (wiiiiih mbulet deh…..tapi gitu kok kenyataannya). Ada jutaan cara untuk menjadi cerdas sebagaimana diyakini konsep kecerdasan majemuk Howard Gardner. Sayangnya, banyak diantaranya tidak muncul dalam tes IQ yang diyakini oleh banyak orang.
Praktisnya:  Perlakukan diri kita dan orang lain sebagai individu unik yang mempunyai cara belajarnya sendiri.
4. Kita tidak memperhatikan hal-hal membosankan
Otak bisa diibaratkan sebagai lampu sorot (spotlight) yang menyorot berbagai macam hal di sekitarnya. Lampu sorot otak ini hanya dapat fokus pada satu hal pada satu waktu: Tidak ada multitasking bagi otak.
Lampu sorot otak itu menyukai sesuatu yang membangkitkan emosi dan mudah beralih ketika menyorot sesuatu yang membosankan. Ceramah atau pembicaraan yang biasa-biasa saja hanya mendapat perhatian dari otak kita kurang dari 10 menit. (Oooo pantesan kalau aku diceramahin, 10 menit sudah buka BB *eh).
Praktisnya: Pancing perhatian orang yang mendengarkan kita bicara setelah 10 menit melalui cerita yang menyentuh emosi. Hindari interupsi dalam mengerjakan suatu tugas karena akan meningkatkan jumlah kesalahan.
5. Ulangi untuk Mengingat
Otak itu ibarat mesin pengolah informasi yang mempunyai beragam mekanisme. Salah satunya, declarative memory yang mempunyai 4 tahap pengolahan informasi: mengodekan, menyimpan, memanggil dan melupakan.
Kalau kita mengingat informasi dengan cara yang biasa-biasa saja, maka kita akan segera melupakan. Ibarat ketemu cewek yang biasa-biasa saja maka kita segera melupakan begitu saja. Beda kalau pertama bertemu begitu mempesona, wah sampai rumah pun masih terbayang-bayang wajahnya. (bener kan…?). Semakin rumit kita mengodekan informasi semakin kuat memori itu.
Praktisnya: Kaitkan suatu informasi baru dengan informasi lama. Buat jembatan keledai untuk merangkai suatu informasi. Ulangi untuk mengingat suatu informasi dengan pola yang berbeda.
6. Ingatlah untuk mengulang
Sebagian besar memori menghilang dalam hitungan detik. Proses melupakan itu bagus karena kita tidak perlu menyimpan informasi yang tidak relevan dan membantu menentukan prioritas. Ingatlah yang sekarang, bukan masa lalumu (uhuk). Tapi bila kita ingin mengingat suatu informasi, maka ingatlah untuk mengulang.
Praktisnya:  Ingatlah suatu informasi secara bertahap dan mengulanginya dalam jeda waktu yang terpola waktunya.
7. Tidur baik, berpikir pun baik.
Otak mengalami ketegangan terus menerus sepanjang hari. Bahkan ketika tidur pun, otak kita tidak sepenuhnya beristirahat. Otak tetap aktif secara ritmis selama kita tidur.  Kurang tidur akan menurunkan perhatian, pengambilan keputusan, memori kerja, mood, keterampilan kuantitatif, penalaran bahkan ketangkasan motorik.
Praktisnya: Cukuplah tidur. Jangan malu untuk tidur siang (enaknyaaaaa…)
8. Otak yang stress tidak belajar secara sama
Otak kita terlatih untuk menghadapi bahaya atau stress dalam durasi pendek, semacam ancaman dari hewan buas. Stress yang ringan meningkatkan kinerja kita, stress kronis melumpuhkan kemampuan kita belajar.
Kita punya otak satu, otak yang sama yang kita pakai di rumah, sekolah maupun kantor. Stress di suatu tempat akan berpengaruh pada kinerja kita di tempat lain.
Praktisnya: Jangan stress (hehehe). Bangun relasi dan emosi yang stabil di rumah, itu kunci.
9. Rangsanglah lebih banyak indera
Kita menyerap informasi tentang suatu kejadian melalui indera, menerjemahkan dalam bentuk sinyal listrik, menyebarkan ke bagian otak terpisah dan ketika mengingat kita merekonstruksikan ingatan kejadian itu.
Semakin banyak
indera yang mendapatkan informasi atas suatu kejadian maka semakin mudah kita merekronstruksi ingatan akan kejadian tersebut. Hasil riset, Efek Proust, bau dapat memicu memori, hingga 10-50% lebih baik. (apa bau badanmu sekarang? *eh salah). Bau bahkan memicu emosi kita.
Praktisnya: Gunakan multisensori dalam menyampaikan penjelasan ke murid atau bawahan, paling tidak kata dan gambar. Bila perlu ciptakan ruangan yang baunya bisa diasosiasikan positif.
10. Penglihatan mengungguli indera-indera kita.
Kita tidak melihat dengan mata kita, kita melihat dengan otak kita. Apa yang kita lihat bukanlah yang terlihat, tapi apa yang diberitahukan otak untuk kita lihat. Tak heran maka kita sering terjebak menilai orang dari tampilan luar, karena memang begitu cara kerja otak kita.
Kita paling bagus belajar dan mengingat dengan gambar, bukan kata-kata tertulis atau terucap. Mendengar sekarang maka 3 hari kemudian hanya teringat 10%, sementara dengan melihat kita masih mengingat 65%. Teks mencekik otak kita, otak tidak mengenal kata-kata, tapi mengenal gambar. Ketika mengingat “Gajah pakai baju warja merah”, kita akan “melihat” gambar gajahnya, bukan tulisan g-a-j-a-h.
Praktisnya: Buang powerpoint yang penuh dengan teks dan poin-poin. Gunakan gambar yang berasosiasi dengan suatu informasi untuk belajar.
11. Otak pria dan wanita berbeda
Kalangan kesehatan mental sudah mengenali perbedaan antara pria dan wanita. Pria lebih mudah terkena schizophrenia dibandingkan wanita. Dengan rasio 2 banding 1, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan pria, temuan setelah wanita mengalami pubertas dan terus stabil sampai 50 tahun berikutnya.
Pria dan wanita merespon stress dengan cara yang berbeda. Pria mengaktifkan amygdala di sebelah kanan otak mereka, wanita mengaktifkan sebelah kiri. Aktivasi sebelah kiri akan membuat orang lebih mengingat detil, aktivasi sebelah kiri akan membuat orang mengingat intinya.
Praktisnya: Kelola kelas dengan pengaturan gender berbeda. Buat tim lintas gender dalam dunia kerja.
12. Kita adalah penjelajah alami yang kuat
Hasrat untuk mengeksplorasi begitu besar dalam diri kita. Hasrat itu tetap ada meski kita berada dalam ruang kelas dan ruang kerja. Bayi adalah model cara kita belajar. Bukan dengan pasif terhadap lingkungan, tapi aktif berksplorasi, melakukan pengamatan, membuat dugaan, lakukan pengujian dan kesimpulan.
Hebatnya, beberapa bagian otak dewasa tetap lentur seoerti bagian otak bayi supaya kita dapat menciptakan syaraf-syaraf dan mempelajari baru sepanjang hayat.
Praktisnya: Teruslah menjadi anak kecil yang penuh takjub dan pertanyaan pada dunia.
Kalau mau lebih lengkapnya, silahkan beli bukunya Brain Rules. Kalau mau penjelasan gratisan lengkap dengan presentasi dan video, klik saja di BrainRules.net. Presentasi dibawah ini adalah salah satu contoh aplikasi 12 aturan itu dalam melakukan presentasi.
http://bukik.com/2011/08/06/12-aturan-cara-kerja-otak-bagian-2/

Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Udara Dingin Membuat Perempuan Mudah Galau

Menurut penelitian terbaru, wanita kerap mendapatkan perasaan “blues” atau galau saat di musim dingin, terutama saat di gelap malam hari dan suhu dingin yang membuat mereka sulit untuk keluar rumah. Tak hanya itu, kurangnya siang hari juga bisa membuat wanita merasa sedih. Menurut para ahli, kebanyakan orang merasa sedih dari waktu ke waktu di musim dingin dan banyak yang menderita gangguan afektif musiman (Seasonal Affective Disorder). Sedih adalah jenis depresi yang diduga disebabkan oleh kurangnya sinar matahari di siang hari, menurut Dr. Rob Hicks, seorang wartawan medis dan praktisi Umum. Wanita hampir dua kali lebih banyak (28 persen) ketimbang pria (15 persen) yang mengaku mencari hiburan dengan makan dan ngemil makanan ringan karbohidrat-berat pada saat musim dingin tiba. Sebanyak 77 persen wanita dan 64 persen pria mengatakan bahwa pengurangan waktu siang hari secara negatif mempengaruhi kebiasaan makan mereka. Dan, sebanyak 37 persen wanita mengaku semakin pendeknya waktu siang hari cenderung membuat mereka terpaksa terus di dalam rumah, dibandingkan dengan 28 persen pria, menurut hasil survei Anglian Home Improvements. “Kurangnya cahaya matahari diyakini mengganggu keseimbangan kimia di otak dan mengacaukan jam internal tubuh. Kekurangan ini akan menghasilkan terlalu banyak melatonin, hormon yang membuat kita merasa lelah dan siap untuk tidur, dan tidak cukup akan serotonin, hormon yang membantu kita merasa bahagia,” ujar Hicks seperti dikutip Zeenews.com. “Menghabiskan waktu sebanyak mungkin untuk terpapar sinar matahari dapat membantu mengangkat suasana hati. Anda bisa mencobanya dengan cukup berada luar rumah atau ketika di dalam ruangan, mendekatlah ke jendela. Jika berada di dalam ruangan, carilah ruang yang banyak terkena sinar matahari. Ini pilihan yang sangat baik,” tambah Hicks. Redaktur: Endah Hapsari Sumber: duniafitnes.com

http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/12/20/mfb5n7-udara-dingin-bikin-perempuan-gampang-galau-kok-bisa Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Tujuh Hal Pembunuh Sel Otak


Mencegah kematian sel-sel otak seperti mustahil karena manusia mengalami penuaan. Yang bisa Anda lakukan mungkin hanya memperlambatnya.
Namun, ada juga hal-hal yang menyebabkan kematian sel-sel otak terjadi secara tidak wajar dan secara signifikan mengurangi kemampuan mengingat, berpikir kritis, penalaran, pemecahan masalah, dan kemampuan lainnya. Hal itu biasa terjadi akibat gaya hidup tidak sehat.  
Berikut beberapa hal yang bisa membuat kematian sel-sel otak terjadi lebih cepat, seperti dikutip dari Parents Indonesia:  
1. Alkohol 
Mengonsumsi terlalu banyak alkohol akan membunuh sel-sel otak Anda. Selain menyebabkan beberapa masalah kesehatan, minuman haram ini adalah musuh yang sangat besar bagi otak Anda.
2. Makan makanan tidak sehat
Sel otak sama seperti sel-sel tubuh lainnya yang memerlukan nutrisi untuk bertahan hidup. Jika otak tidak menerima vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya dengan baik sel otak sudah pasti akan mati.
3. Obat terlarang 
Ingin menghilangkan sebagian besar dari sel-sel otak pada pusat kesenangan otak Anda? Ambil obat-obatan seperti kokain dan shabu. Setelah itu Anda tidak akan bisa merasa senang lagi di masa depan.

4. Merokok
Rokok tidak hanya menimbulkan bahaya besar bagi sistem pernapasan Anda. Tapi memperlambat atau menghentikan produksi sel-sel otak baru dan membunuh sel-sel yang sudah ada.
5. Gegar otak
Kita memang tidak bisa mengendalikan kecelakaan, tapi kita bisa melindungi diri dari cedera kepala beresiko tinggi. Jika bepergian menggunakan sepeda motor, pakailah helm! Bekerja pada lahan konstruksi? Pakailah helm! Bermain olahraga seperti rugby, cobalah untuk melindungi diri terutama di bagian kepala.
6. Tidak minum cukup air
Hal ini menyebabkan dehidrasi dan akhirnya otak Anda kehilangan sel. Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air dan otak membutuhkan jumlah air tertentu untuk tetap berfungsi dengan baik. Ingin memiliki otak yang sehat? Jangan ragu minum air yang banyak.
7. Stres
Ini musuh terbesar kesehatan otak. Tidak hanya otak stres tidak baik bagi seluruh tubuh manusia. Stres memang dirancang untuk membantu kita mengenali bahaya, Namum jika tidak dikendalikan stres untuk waktu yang lama dapat merusak otak dan kemampuan mental.
Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Sumber: Parents Indonesia
http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/12/23/mfg0r4-tujuh-hal-yang-bisa-membunuh-sel-otak-3habis



Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Mengapa Wanita Mudah Kesurupan


Ketika sholat dzuhur berjamaah di Masjid Al Hikmah UM, Selasa 18 Oktober 2011 selesai ditunaikan, penulis diminta untuk mengisi ceramah agama, yang secara kebetulan para da’i ditunggu beberapa menit belum ada yang naik ke mimbar. Peribahasa Indonesia menyatakan “tidak ada rotan akarpun jadi”.  Terlintas dalam ingatan penulis beberapa peristiwa yang ditayangkan di televisi tentang “kesurupan masal”. Ada satu pertanyaan: Mengapa sebagian besar yang mengalami kesurupan adalah wanita?

Pertanyaan ini selalu mengusik hati dan pikiran. Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kita menyamakan pemahaman tentang istilah “kesurupan”, Kesurupan dalam bahasa Jawa berasal dari kata dasar “surup” yang berarti senja (masuk sholat magrib).. yang  mendapat awalan (prefik) ke- dan akhiran (sufik) –an yang bermakna “suatu kejadian yang bersifat gaib” (pendapat penulis).

Hampir semua umat Islam hafal dengan Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 3 dan terjemahannya: “Yaitu orang yang beriman kepada yang gaib…”.Akan lebih mantab dan sempurna  bila hal ini diulas oleh para pakar Al Qur’an (mufasirin) sebab penulis tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Pada tulisan ini penulis “meminta pendapat” dari para pembaca yang budiman untuk melengkapi dan menyempurnakan tulisan ini.

Pendapat penulis beruoa contoh sederhana  pada “ilustrasi” seperti berikut. Bila suatu ketika.kita menghadiri pesta perkawinan atau pesta lain yang secara kebetulan ada salah satu masakan yang hambar (kurang asin). Bagaimana reaksi dari para wanita dan para pria? Para pria mungkin tidak terlalu banyak bicara, langsung mencari garam atau kecap asin tetapi bagaimana dengan para wanita? Kalau ada 2 (dua) orang wanita atau lebih—yang  berdekatan—yang sedang mencicipi atau menikmati masakan tersebut  tentulah berbeda dengan reaksi dari para pria yang sedang menikmati makanan tersebut.

Kira-kira apa yang akan dibahas oleh para wanita tersebut? Tentulah mereka akan membicarakan masakan yang hambar tadi (kurang asin). Kalau pembicaraan tersebut didengar oleh ibu penyelenggara hajatan/pesta, bagaimana? Wanita itu secara kodrati memiliki perasaan yang (sangat) halus.atau sangat perasa. Bagaimana kelanjutannya?

Persoalan tersebut akan “mengganggu” perasaan wanita yang menjadi “korban” pembicaraan tadi. Kejadian itu akan dibawa ke dalam mimpinya dan ke dalam alam bawah sadar. Apa akibatnya? Benteng ketahanan batinnya menjadi mudah ditembus oleh makhluk “jin” yang memiliki sifat “syaitoni/setan”, Sekali lagi, ini hanyalah pendapat penulis. Tentu masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, kami mohon masukan/pendapat dari para pembaca yang budiman. Harapan penulis bila tulisan ini mendapat respon yang positif  maka ke depan kita mencoba mencari “solusinya” agar para wanita tidak mudah kesurupan.
 Malang, 19 Oktober 2011
 Penulis,
 Djoko Rahardjo
*) Staf Subag Sarana Pendidikan BAAKPSI UM . http://berkarya.um.ac.id/2011/10/19/mengapa-wanita-mudah-kesurupan/
4 comments to Mengapa wanita mudah kesurupan?
  • indra
Jika orang meninggal maka lepaslah hubungannya dengan dunia kecuali 3 hal…Amal Jariah, Ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh. Jadi jika ada orang yang dapat berhubungan atau melihat roh manusia itu adalah dusta dan dosa besar.
Jika memang ada…itu adalah jin atau saiton yang menjelma…jika tetap berhubungan sama mereka (jin or saiton) adalah dosa besar…dan yang dapat dipastikan adalah jin or saiton adalah pembohong ulung….jadi jangan coba percaya sama mereka ataupun sama orang yang berhubungan dengan mereka….percaya,menyembah dan mohon pertolongan hanya kepada Allah SWT.
Mengapa wanita yang paling banyak kemasukan?? pertanyaan ini dapat lebih di spesifikan lagi….mengapa kebanyakan wanita dan muslim yang sering kemasukan?? Jawabannya menurut pendapat saya…memang betul karena wanita mudah terbawa perasaan. Dan mengapa hampir selalau wanita muslim dan saya pribadi tidak pernah mendengan yang non muslim kemasukan, ini karena……
Muslim selalu memusuhi setan atau jin dan tidak mau mengikutinya dan selalu berdoa kepada Allah SWT agar terlindung dari godaan jin dan setan. Sudah menjadi tabiat…kalau musuh itu pasti sering menggoda musuhnya…kalau teman pasti tidak di goda….kesimpulannya kita harus tetap selalu memohon perlindungan Allah SWT.
  • djoko rahardjo
Terima kasih Mas Haikal, Anda telah memberikan masukan yang berguna bagi tulisan ini. Mengenai keberadaan hantu dan jin sebetulnya sudah banyak penulis yang membahasnya. Hantu adalah “jin yang jahat dan jelek atau menakutkan”.
Sedangkan adanya ruh manusia yang bergentayangan dari pendapat sebagian orang, saya berpendapat lain. Hakikat ruh manusia itu adalah sesuatu yang bersifat gaib dan “rahasia”. Rahasia ruh manusia hanya Allah swt. dan para malaikat yang mengetauinya. Kalau ada orang yang “kesurupan” mengaku arwah/ruh orang tertentu yang memasuki dirinya maka itu bisa jadi adalah perbuatan “jin yang nakal”.
Mengapa wanita mudah kesurupan? Ini adalah pertanyaan yang perlu dijawab. Saya yakin para pembaca yang budiman mampu dan mau menjawabya.
  • EKO SATURYONO
Tambahan pendapat tentang : Mengapa wanita kok mudah kusurupan ?
Menurut pendapat saya, tidak jauh berbeda dengan pendapat penulis. Wanita memang memiliki perasaan yang sangat halus dan mudah tersinggung. Apa yang dirasakan wanita, sering secara tidak sengaja dibawa kedalam angan-angan yang sangat mendalam, sehingga pikirannya kadang-kadang kosong. Nah disaat itulah kesempatan roh-roh halus masuk kedalam badan si wanita yang sedang melamun alis pikiran kosong tadi. Oleh karena itu saya sarankan kepada para wanita yang sering melamun, jangan-jangan sering melamun. Isilah dengan hal-hal yang positif, sehingga pikiran tidak akan pernah kosong dan roh haluspun tidak akan bisa masuk kedalam jiwa mereka. Demikian mudah-mudahan dapat menjadikan tambahan ilmu, demi tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yaitu kesurupan.
  • haikal biologi
Terkait dengan fenomena kesurupan saya yang dungu ini hendak berbagi sedikit yang mungkin ada gunanya. Perlu diketahui saya ini cuma mahasiswa biologi, sama sekali tidak punya pengalaman dengan dunia supranatural. Berikut tanggapan saya:
Sering kita mendapatkan kisah-kisah tentang orang yang melihat hantu di tengah malam. Apa mereka baru keluar dari kuburan saat itu? Tentu tidak, hantu adalah roh manusia yang gentayangan. Mereka yang dahulu mati dalam keadaan penasaran, masih punya obsesi dan keinginan duniawi. Keinginan inilah yang membebani jiwa mereka dan menghambat perjalanan mereka, menjebak mereka dalam pusaran waktu bertahun-tahun lamanya.
Saya tidak berkompeten untuk membahas apa beda jin dengan hantu, hanya mereka yang punya ”ilmu” yang lebih tahu.
Sekian banyak roh gentayangan ini tidak terbatas pada jadual tampil manggung tengah malam saja, sepanjang hari pun mereka masih eksis. Kita tidak bisa merasakan kehadiran mereka karena kita napas kita terlalu cepat, kita berada dalam ”gelombang” yang berbeda dengan mereka. Kehadiran mereka hanya dapat dirasakan bila siklus nafas kita lambat sekali. Bila kita bisa mengupayakan nafas yang selembut mungkin, kehadiran mereka bisa dirasakan dan bahkan bisa berkomunikasi dengan mereka.
Terlebih di saat tengah malam, siklus nafas manusia berkurang secara alami, maka energi mereka bisa dirasakan tanpa sengaja. Itu sebabnya beberapa tradisi agama menganjurkan pembacaaan doa atau ritual lain di tengah malam yang sebenarnya mengupayakan siklus nafas kita meningkat dan kita bisa segera ”pindah gelombang”. Maka yang gentayangan pun tidak akan terasa lagi. Pembacaan doa bukan untuk mengusir roh halus ini, nyatanya mereka pun masih berkeliaran di sekitar kita.
Roh gentayangan ini pada prinsipnya tidak bisa memasuki tubuh manusia. Kesurupan bukanlah fenomena fisik, roh gentayangan ini berinteraksi dengan manusia lewat gelombang pikiran. Mereka yang lagi ”blank” ini, otaknya berinteraksi dengan gelombang hantu. Mereka yang kesurupan bertindak sesuai apa yang diperintahkan oleh hantu. Jadi sekali lagi, bukan disusupi.
Irama dan nada tertentu, ditambah dengan syair yang memiliki arti, dapat dengan mudah mempengaruhi roh gentayangan. Itu sebabnya ada tradisi di mana mereka yang masih hidup membacakan doa untuk mereka yang sudah meninggal. Lantunan ayat suci akan memberikan ketenangan bagi mereka. Lantas apa salahnya mendoakan mereka yang sudah mendahului kita? Sangat disayangkan bila ada yang melarang ritual ini. Perkara doa dan mendoakan adalah perkara pribadi. Bagaimana seseorang bisa menilai doa orang lain, sementara yang berhak untuk mengabulkan doa adalah Gusti Allah?
Sampaikan pesan pada mereka melalui puisi, syair, atau lagu. Lantas bandingkan bila pesan yang disampaikan sekedar berupa prosa. Amati pengaruh dan hasilnya. Yang disampaikan lewat puisi, syair, atau lagu akan lebih ”merasuk”.
Sekian dahulu, terima kasih


 

Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Perbedaan Manusia dengan Hewan

Perbedaan Manusia dengan Hewan

Sekurang-kurangnya ada tiga hal yang membedakan manusia dengan hewan.
Pertama manusia bisa berfikir, hewan tidak
Kedua Manusia bisa tersenyum, hewan tidak
Ketiga manusia mempunyai rasa malu, hewan tidak
Semakin tipis tiga unsur itu ada dalam manusia, semakin tipis pula sifat kemanusiaannya. Semakin tergerus salah satu unsurnya, semakin dminan sifat hewaninya.

Pertama
Manusia bisa berfikir. Ibrahim adalah orang yang selalu berfikir sangat kritis. Dia kritis kepada ayahnya Azar yang membuat dan menyembah patung. “Mengapa ayah menyembah patung yang tidak bisa mendengar, melihat dan memberi sesuatu?” tanya Ibrahim. Ayahnya marah, Ibrahim diancam dan diusirnya.
Ibrahim juga mengkritisi masyarakat bahkan menghancurkan patung-patung berhala kecuali satu yang terbesar. Ketika Ibrahim digelandang untuk diminta pertanggungjawaban, dengan santai dia berkata : “Tanyalah kepada berhala paling besar itu. Bukankah dilehernya ada kapak?” jawaban Ibrahim seakan meledek masyarakatnya yang tidak rasional.
Jika kita tetap ingin menjadi manusia, salah satu syaratnya adalah berfikir logis dan teratur.

Kedua
Manusia bisa tersenyum. Senyum adalah karunia Allah SWT yang luar biasa. Senyum membuat hidup ini terasa damai dan indah. Hebatnya lagi, hanya manusia yang dapat tersenyum. Tidak ada binatang yang bisa tersenyum. Termasuk kera dan orangutan, juga tidak bisa tersenyum. Sayang, senyum yang hanya milik mamusia ini sering disia-siakan. Banyak orang lebih sering bermuka muram, cemberut, marah dan sinis. Padahal semua sifat negatif itu bukan hanya membuat wajah kita nampak jelek, tetapi juga membuat juga mudah sakit dan nampak tua. Sedang senyum membuat wajah lebih sehat, segar dan indah dipandang.
Dibalik senyum ada keramahan. Inilah sikap yang harus dipelihara manusia. Ramah kepada orang lain. Jika kita murah senyum tulus, maka dunia akan tersenyum kepada kita. Jika hidup penuh keramahan, maka dunia juga akan ramah kepada kita.
Adakah ruginya tersentum? Tidak ada. Senyum selalu memberi keindahan. Tersenyumlah agar kita tetap menjadi manusia.
Orang yang enggan senyum adalah orang yang kehilangan sebagian kemanusiaannya.

Ketiga
Manusia punya rasa malu. Pernahkan Anda memperhatikan sepasang kucing betina dan jantan yang berkejaran ingin bermesraan sambil berteriak-teriak? Itulah contoh nyata tentang hewan yang tidak punya rasa malu. Jika orang ingin tetap menjaga sifat kemanusiaan pada dirinya, maka dia harus bisa menjaga rasa malu.

Dikutip dari tulisan Nur Cholis Huda, Matan Edisi 64 November 2011

Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

BEDA MANUSIA DENGAN HEWAN

APA BEDA MANUSIA DENGAN HEWAN?


Manusia makan, hewan juga makan. Manusia tidur, hewan juga tidur. Manusia melakukan hubungan seksual, hewan juga. Manusia berkembang biak, hewan juga. Manusia memiliki otak, hewan juga. Manusia hidup berkelompok, hewan juga. Manusia memiliki nurani mempertahankan diri, hewan juga.Tak jarang juga perilaku manusia yang bertindak layaknya seekor hewan. Misalnya manusia yang saling membunuh, tidak peduli dengan sesamanya serta keserakahan mereka. Apa yang membuat manusia bertindak seperti hewan? Itu karena sifat hewaniah yang ada dalam diri manusia. Lantas apa yang membedakan manusia dengan hewan? Bentuk fisik, etika atau logika? Bedanya adalah ketika manusia menyadari kehewanian dalam diri, tetapi hewan tidak menyadarinya.

Jadi, jika manusia tidak menyadari bahwa sifat hewaniah ada dalam dirinya, ia tidak berbeda dengan hewan. Apa manfaat menyadari kehewanian dalam diri?
Manusia yang menyadari sifat hewaniah dalam dirinya tidak akan bertindak reaktif. Mengapa demikian? Hewan selalu bertindak reaktif. Tindakan reaktif adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan adanya aksi terhadap dirinya. Coba perhatikan hewan anjing, singa atau lainnya. Saat kita sakiti mereka tanpa pikir panjang mereka membalas. Jadi jika manusia pun melakukan hal yang sama, ia bersifat reaktif.
Seharusnya manusia berpikiran terlebih dahulu ketika akan membalas aksi yang dilakukan terhadap dirinya. Ia akan bertanya, mengapa rekannya melakukan tindakan demikian terhadap dirinya? Inilah yang di sebut tindakan responsif. Tindakan yang bertanggunag jawab. Bukan karena dilakukan secara spontan seperti hewan.

Dengan menyadari adanya sifat kehewanian dalam diri, seorang manusia tidak akan mementingkan diri sendiri. Sifat mementingkan diri sendiri adalah sifat hewan. Perhatikan saat hewan berebut makanan. Ia hanya mementingkan dirinya. Atau kelompoknya. Ataupun golongannya. Manusia yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tidak mengutamakan kepentingan diri demi terpenuhi keinginannya. Ia lebih mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan golongan, kelompok atau dirinya sendiri.
Saat nafsu keserakahan melanda dirinya, ia akan memiliki kemampuan menarik diri. Inilah yang tidak dimiliki oleh hewan. Seekor hewan yang sedang dalam masa seksualitas yang tinggi akan menghantam siapa saja. Bisa juga induknya sendiri. Bisa saja anak kandungnya. Nafsu telah menguasai badanya. Hanya kenikmatan badan yang diperturutkannya.

Mereka yang hanya mencari sesuatu yang luar biasa, seperti kesaktian, kekayaan dan hal yang luar biasa sesungguhnya sedang menenggelamkan dirinya dalam nafsu angkara murka. Ia ingin lebih hebat dari lainnya. Mereka yang menyadari kemanusiaannya cenderung memiliki sifat melayani sesama. Ia berupaya menghilangkan egonya. Ia bukan pemuja ego. Ia sadar bahwa saat ego menguasai jiwa, tidak ada Tuhan berkenan bertahta di hatinya. Tuhan Maha pencemburu. Dia tidak mau duduk bersama ego dalam hati manusia, terlalu sempit untuk berdua dalam diri manusia.
Manusia yang luar biasa adalah manusia yang berupaya menjadi manusia biasa. Pelayan sesama. Mudah berkata sulit dilakoni. Dan berkah untuk memiliki Strong Will  sangat diperlukan untuk menjadi manusia biasa.
Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

  1. Dede Priatna IC
    menurut Syah Waliyullah seorang ulama kelahiran india tahun 1703 M. menurut pendapatnya ilmu di bagi menjadi tiga, apakah ada kesamaan dan perbedaan dari ilmu tersebut.
    Balas
  2. Muhendra IC
    Di dalam al-Qur’an kata ilmu dan kata-kata jadiannya di gunakan lebih dari 780 kali, ilmu menurut saya di digunakan tanpa harus di hitung berapa kali kita menggunakannya!
    Balas
  3. Nur Arofah IC
    ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat di gunakan untuk meneranglan gejala-gejala tertentu di bidang pengetahuan yang ingin saya tanyakan metode-metode apakah yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tersebut?
    Balas
  4. Neneng Marlina IC
    ilmu adalah pengetahuan tentang ssustu bidang yang disusun secara besistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala=gejala tertentu dibidang (pengetahuan) Apakah ilmu itu digunakan untuk menerangkan gejala-gejala dibidang pengetahuan saja. Apakah ilmu itu bisa juga di gunakan dalam bidang yang lainnya seperti bidang kebudayaan dan bidang mistik?
    Balas
  5. idik sodikin 1c
    setelah saya membaca “islam dan ilmu”yang telah Bapa buat, saya sangat terkesan.Namun ada yang belum saya mengerti yaitu dari tulisan “menurut Syah Waliyullah seorang ulama kelahiran india tahun 1703 M. Ilmu di bagi menjadi tiga kelompok” yaitu:
    1.almanqulat
    2.alma’qulat
    3.almksyufat.
    yang ingin saya tanyakan apakah ada kesamaan dan perbedaan antara ilmu almanqulat dengan alma’qulat.Terima kasih

    Balas
  6. Yati Maryati IC
    ilmu naqli dam ilmu waqli adalah yang termasuk kedalam ilmu-ilmu tradisiomal,ilmu itu secara keseluruhanya didasarkan kepada berita dari komvensi syara.bisakah bapak beritahu apa yang disebut ilmu naqli dan ilmu wadli itu?
    Balas
  7. ina roaeni IC
    ilmu dalam pandangan islam banyak yang kami belum mengeri dari ilmu tradisional dan banyak lagi ilmu-ilmu lainnya,seperti: al-manqulat dan ilmu al-ma’qulat sepintas ilmu tersebut hampir sama, dari nama namun depinisinya berbeda dari itu saya tidak mengerti apakah ada kesamaandan perbedaan dari kedua ilmu tersebut.
    Balas
  8. yusi susilawati IC
    dalam kedudukan ilmu menurut islam salah satu satu ciri islam dalam yang lainnya adalah penekanannbya terhadap masalah ilmu(sains) apakah ciri lainnya yang membedakan islam tersebut.
    Balas
    • jarwoto
      ilmu bukan materi yang bisa dihitung dengan nilai sehingga bisa diketahui besar kecilnya,tapi ilmu adalah lautan yang luas yang bisa ditelusuri,lautan yang dalam yang bisa diselami apabila kita mempunyai keinginan.insyaallah
      Balas
  9. YOGI GINANJAR 1C
    Setelah menyimak karya tulis Bapak,saya menyimpulkan memang dalam ajaran agama Islam seseorang yang berilmu mendapat kedudukan tertinggi dan dimulyaakan tetapi Allah memandang seseorang berdasarkan dari iman dan ketakwaannya.Saya ingin menanyakan apakah kecanggihan ilmu(sains)dapat diimbangi atau dibatasi dengan norma-norma ajaran islam?
    Balas
  10. heri suheriIC
    dari sini permasalahan apakah timbul permasalahan apakah segala macam ilmu yang harus dituntut etiap muslim dengan hukum wajib atau pardu atau ilmu tertentu saja.hal ini mengemuka mengingat sangat luasnya spifikasi ilmu dewasa ini.apa arti dari ilmu spifikasi?
    Balas
  11. essis anisa 1C
    syech zarnuji akan tetapi sangat disayangkan bahwa beliau yidak menjelaskan tentang ilmu-ilmu selain ilmu hal.seperti apa ilmu hal tersebut?
    Balas
  12. teguh saputra 1C
    ilmu adalah pengetehuan tentang suatu bidang yang disusun segara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetehuan) apakah ilmu itu hanya digunakan untuk menerangkan gejala-gejala di bidang pengetahuan saja,apakah ilmu itu bisa juga digunakan dalam bidang lainnya seperti dalam bidang kebudayaan atau kesenian,dan dalam bidang mistik(seperti ramalan dan zodiak)
    Balas
  13. atin nuryatin 1 c
    menurut saya, sesuai dengan fakta yang saya lihat “tidak setiap orang yang berilmu menyadari dirinya kecil dihadapan Allah SWT. Akan tetapi, terkadang ada beberapa orang yang merasa dirinya lebih dibandingkan dengan orang lain karena ilmu yang dimilikinya tersebut. Ilmu yang dimiliki terkadang menjadi alat untuk menyombongkan diri. Dan masih banyak orang yang berilmu, tetapi melakukan hal-hal yang jelas dilarang Allah. ilmu yang dimiliki juga kadang justru dIgunakan untuk hal yang maksiat atau merugikan orang lain. saya setuJu bahwa ilmu yang berhubungan dengan cara amal perbuatan wajib dipelajari, tetapi kita jangan pula mengabaikan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan duniawi. karena hal itu bermanfaat dalam kehidupan manusia.
    yang saya ingin tanyakan : maksud dari “berita pembuat syara dan bagaimana pandangan Bapak mengenai ilmu yang berhubungan dengan mistik?

    Balas
  14. yana muliyana 1C
    permasalahan segala macam ilmu yang harus dituntut setiep muslim dengan hukum wajib(fardu),atau ilmu tertentu saja.hal ini mengemukakan mengingat sangat luasnya spisifikasi ilmu dewasa ini.apa si spisifikasi ilmu dewasa itu?
    Balas
  15. jajang nurjaman 1C
    Dalam kedudukan ilmu menurut islam salah satu ciri islam dengan yang lainnya adalah penekanannya terhadap masalah ilmu (sains) apakah ciri lainnya yang membedakan islam tersebut?
    Balas
  16. HERI HERMANSYAH
    Kita dituntut untuk mencari ilmu bahkan hal itu sudah tertera dalam hadis dan al-quran. Tetapi kita tidak boleh terpaku pada hal mencari tahu karena ilmu tanpa iman dan taqwa bukanlah hal yang bermanfaat apalagi ilmu sering berkaitan dengan filsafat yang notabene belum bisa dipercaya 100% kebenarannya.
    saya pernah mendengar bahwa ajaran filsafat sering bersebrangan ajaran agama islam.Apakah demikian?

    Balas
  17. dian kartini widya putri 1C
    ilmu naqli dan ilmu wadli adalah ilmu yamg termasuk dlam ilmu tradisional mengapa ilmu-ilmu tersebut termasuk kedalam ilmu tradisional apakah tercantum dalam al-quran tentang ilmu tersebut
    Balas
  18. udesukmana
    ude 1 C
    tolong lihat email dari saya sampe apa tidak, saya lampirkan berkas makalah. terima kasih..

    Balas
  19. farid maftuh
    Islam memang sangat menganjurkan ummatnya untuk mencari ilmu, memahami dan mengamalkan ilmu tersebut. Namun sayang, hal ini belum dilaksanakan oleh ummat islam secara keseluruhan, sehingga kita banyak tertinggal. Mungkin juga hal ini disebabkan ada pengkotak-kotakan ilmu itu sendiri, sehingga ummat islam tidak merasa “bersalah” jika tidak mempelajari ilmu yang ada hubungannya dengan kehidupan dunia. Maka yang terjadi kemudian, ummat islam menjadi “penonton” kemajuan dunia. demikian Wallaahu a’lam………..
    Balas
  20. farid maftuh, UNIKU,FE,Kary
    Islam memang sangat menganjurkan ummatnya untuk mencari ilmu, memahami dan mengamalkan ilmu tersebut. Namun sayang, hal ini belum dilaksanakan oleh ummat islam secara keseluruhan, sehingga kita banyak tertinggal. Mungkin juga hal ini disebabkan ada pengkotak-kotakan ilmu itu sendiri, sehingga ummat islam tidak merasa “bersalah” jika tidak mempelajari ilmu yang ada hubungannya dengan kehidupan dunia. Maka yang terjadi kemudian, ummat islam menjadi “penonton” kemajuan dunia. demikian Wallaahu a’lam………..
    Balas
  21. yayah tarsiah
    faktor apa yang mempengaruhi penguasaan dan teknologi sekarang di kuasai orng-orang yahudi? karena yang kita tahu berdasarkan sejarah ilmu pengetahuan dan teknologi dulu di kuasai oleh orang-orang muslim,contoh ibnu sina ahli kedokteran,dll.tetapi sekarang bergeser/berpindah ke orang yahudi yang menguasai.apa sebabnya?….
    Balas
  22. nina aprianti 1 c PE-AP
    Secara umum kajian filsafat ilmu mencakup aspek ontologis,aspek epistemologis,axiologis.yang ingin saya tanyakan apakah ketiga aspek tersebut saling berkaitan?dan jelaskan ketiga aspek tersebut secara terperinci?
    Balas
  23. wina 1 c PE-AP
    ass. Menurut Moh Hatta “Pengetahuan yang didapat dengan jalan keterangan disebut ilmu” maksudnya dengan jalan keterangan itu gimana?
    Balas
  24. Slamet Muharram 1 c PE-AP
    pengertian tentang ilmu itu banyak.mengapa bapa lebih memilih pengertian ilmu menurut agama islam?
    Balas
  25. uhar
    menurut pemahaman saya, islam merupakan agama yang cukup luas memberikan dasar-dasar bagi perkembangan ilmu, namun tidak berarti pemahaman yang lain keliru, ini hanya soal pilihan, belajar terus sdr slamet yaa
    Balas
  26. uhar
    Sdr Wina. keterangan itu maksudnya penjelasan dan penjelasan itu memerlukan langkah sistematis, sementara itu ilmu adalah pengetahuan yang disusun sistematis. bagus anda membaca buku itu lanjutkan
    Balas
  27. uhar
    Sdr Nina. ketiga hal tersebut jelas berkaitan. ontologi merupakan fondasi bergeraknya ilmu, epistemologi merupakan cara memperolehnya, dan axiologi merupakan kajian tentang pemanfaatan ilmu itu sendiri
    Balas
  28. uhar
    Sdr Yayah T. penguasaan ilmu berkaitan dengan banyak faktor, dari faktor ekonomi, budaya dan politik. menurut Arselan ketertinggalan umat islam dalam bidang ilmu karena makin jauhnya umat dari ajaran islam yang sebenarnya
    Balas
  29. uhar
    Sdr Farid Maftuh, saya setuju pendapat anda, dan itulah yang harus kita fikirkan, bagaimana mengatasinya. anda cukup menguasai masalah itu, bagus dan belajar terus
    Balas
  30. uhar
    Sdr Dian. itu disebabkan ilmu tersebut tidak mengacu pada landasan empiris melainkan cenderung bersifat turun-temurun
    Balas
  31. uhar
    sdr Heri. pendapat anda benar. iman dan takwa harus jadi dasar bagi pencari ilmu, kalau demikian maka belajar filsafatpun tentu tak akan berseberangan dengan iman
    Balas
  32. uhar
    Sdr Jajang ciri yang utama dari islam adalah tauhidnya. jadi nuntut ilmupun perlu landasan iman dan takwa
    Balas
  33. uhar
    sdr yana. menurut Alghazali ilmu dikelompokan menjadi ilmu fardu ain dan ilmu fardu kifayah. ilmu fardu ain kewajiban setiap orang menuntutnya, sedang ilmu fardu kifayah bisa terwakili jika sudah ada yang menuntutnya
    Balas
  34. uhar
    Sdr Atin. berita “Pembuat syara” itu adalah tuhan yang menurunkan syariah. sementara ilmu mistik hanyalah satu dimensi manusia dalam memahami kehidupan diluar penggunaan akal, atau ilmu khuduri analoginya. ini perlu pembahasan luas lain waktu. selamat buat anda
    Balas
  35. uhar
    sdr teguh fungsi ilmu selain menerangkan juga mengontrol dan memperkirakan apa gejala-gejala yang akan terjadi
    Balas
  36. uhar
    sdr essi. ilmu hal adalah ilmu yang diperlukan untuk melakukan sesuatu khususnya bidang agama, seperti cara wudu, cara sholat, dsb yang berkaitan dengan amalan umat islam
    Balas
  37. uhar
    sdr heri yang utama adalah ilmu hal, namun yang lain tetap penting bagi kehidupan manusia sehingga tetap wajib dituntut
    Balas
  38. uhar
    sdr yogi ilmu seharusnya menaati norma yang ada sebab jika tidak orang akan memanfaatkannya secara sembarangan dan itu tentu akan merusak kehidupan manusia
    Balas
  39. uhar
    sdr yusi ciri lainnya adalah tauhidullah
    Balas
  40. uhar
    sdr ina ilmu mankulan adalah ilmu yang diperoleh dari penuturan yang bermuara pada nabi dan Allah, sedang ilmu maqulat ilmu yang diperoleh dengan menggunakan akal fikiran
    Balas
  41. uhar
    sdr yati ilmu nakli ilmu yang diperoleh melalui periwayatan sedang ilmu akli berdasarkan penggunaan akal fikiran
    Balas
  42. uhar
    sdr idik peramaannya sama sama ilmu sedan perbedaannya baca lagi dg cermat tulisannya
    Balas
  43. uhar
    sdr neneng hal itu tentu saja bisa sebagai alat untuk menganalisanya
    Balas
  44. uhar
    sdr nur arofah, bidaang apapun pada dasarnya bisa sejauh ada pemahaman tentang gejala tersebut
    Balas
  45. uhar
    sdr muhendra saya setuju pendapat anda penyebutan itu hanya untuk menunjukan tekanan tentang pentingnya ilmu
    Balas
  46. uhar
    sdr dede priatna kesamaannya adalah samasama ilmu perbedaannya dalam cara perolehannya
    Balas
  47. awan
    Untk lebih jelas ilmu dan islam atau islam dan ilmu ada aplikasi/penerapannya di http://awan965.wordpress.com/ coba buka “Kehancuran Planet Bumi Tahun 2003?” pada “Yang sering dibaca…”
    Balas
  48. Ugin VR 1C PEAP
    Kemampuan akal manusia dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan tidak diragukan lagi, kemampuan ini tidak dimiliki oleh mahluk lainnya karena manusia adalah mahluk yang paling sempurna. Oleh karena itu, Allah SWT menghendaki agar setiap umat terutama umat islam wajib menuntut ilmu yang setinggi-tingginya karena Allah telah menjanjikan kepada umat-Nya akan mengangkat derajat yang lebih tinggi kepada orang yang berilmu serta Allah juga menghendaki agar tindakan dan tingkah laku kita berdasarkan ilmu jika setiap perbuatan kita tidak berdasarkan ilmu akan menjadi orang yang merugi disisi Allah dan akan menjadi penghuni neraka. Dizaman sekarang ini kehebatan manusia tidak diragukan lagi, ini terbukti karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terkadang dengan kelebihan tersebut manusia juga bisa menjadi sombong karena ilmu yang dimilikinya tetapi sebaliknya manusia yang tidak menggunakan ilmunya akan menjadi orang yang bodoh dan merugi didunia. Mungkin ada segi positif dan negatifnya dari penggunaan ilmu tersebut.
    Balas
  49. TAppkipmkng Kuningan
    sdr ugin, pernyataan anda benar, einstein pernah menyatakan bahwa science without religion is blind and religion without science is lame, oleh karena itu iman takwa dan tauhid harus menjadi fondas dalam menuntut ilmu
    Balas
  50. awan
    Saya setuju dengan pendapat Ugin VR 1C PEAP :
    “Dizaman sekarang ini kehebatan manusia tidak diragukan lagi, ini terbukti karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.”
    Berkaitan dengan pendapat di atas… coba klik alamat ini
    http://awan965.wordpress.com/2007/03/19/kehancuran-bumi-tahun-2053-tubrukan-dengan-planet/

    dan alamat ini
    http://awan965.wordpress.com/2007/03/25/bukti-kebesaran-allah-dan-kebenaran-al-quran/

    Mungkin Anda atau siapa punya pendapat?
    Balas
  51. Atik Priantia (kelas kary.)
    Ilmu yang berhubungan dengan cara amal perbuatan wajib dipelajari namun tidak ada salahnya bila kita tetap mempelajari ilmu yang berkaitan dengan duniawi dan dalam mempelajari ilmu hendaknya dilakukan atas kesadaran dan kemauan dari diri sendiri bukan atas dasar paksaan yang tentunya dengan dibarengi keteguhan Iman kita kepada Allah SWT agar kita tidak salah dalam mengamalkan ilmu yang kita peroleh. —-Amien—-
    Balas
  52. Kurwidiati (kelas kary.)
    Betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia dan islam sangat menekankan akan wajibnya seorang muslim untuk menuntut ilmu, namun pada kenyataannya kita dapat melihat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan saat ini dikuasai oleh ilmu-ilmu yang berasal dari pemikiran-pemikran dunia barat dan ilmu-ilmu yang bernafaskan kaidah-kaidah islam seakan tenggelam dibawah bayang-bayang modernisasi dunia barat.
    Balas
  53. awan
    Kita jangan lupa kepada para investos pendidikan di Indonesia….
    Silakan klik artikel investor pendidikan Indonesia (yang mungkin kita lupakan). klik saja link ini http://endang965.wordpress.com/2007/05/04/ki-hajar-dewantara-1889-1959/

    Coba buka lagi link ini tentang begitu besar Jepang menanamkan investasi pendidikannya
    klik saja link ini http://endang965.wordpress.com/2007/05/06/potret-pendidikan-di-jepang/
    dan
    http://endang965.wordpress.com/2007/05/06/fukuzawa-yukichi-tokoh-pendidikan-jepang/

    Itu semua (investasi pendidikan/pendidikan seumur hidup) sudah ada dalam Al Quran 14 abad yang lalu….
    Balas
  54. Uhar
    sdr Kurwidiati, pendapat anda benar, saya setuju. oleh karena itu adalah suatu keharusan untuk terus bwlajar dan menggali ilmu, agar ketertinggalan bisa sedikit diatasi, dan umat islam dapat berjaya lagi seperti jaman-jaman permulaan islam sampai abad 13 Masehi, jadi mari kita belajar terus
    Balas
  55. Uhar
    sdr Atik Priantia, anda nampaknya sangat faham tentang bagaimana seharusnya kita menuntut ilmu, dan saya amat sepakat dengan pendapat anda. ilmu apapun dapat dituntut yang penting dasar keimanan dan ketakwaan harus menjadi landasannya
    Balas
  56. nuriah (kls kary)
    Islam mengajar berbagai hal sebagai pegangan hidup dalam al-Quran dan Hadist, Ilmu Pengetahuan untuk keperluan dunia dan Ilmu Agama untuk persiapan di akherat.
    Ilmu memang sangat penting sekali dalam kehidupan modern saat ini bisa kita lihat di dunia pekerjaan seperti di instansi pemerintah betepa hebatnya peran pendidikan apalagi pendidikan formal setingkat S-1 saat ini semakain bersaing untuk dicapai seorang pegawai tanpa pndidkan formal akan semakain tertinggal.
    Yang lebih penting saat ini umat islam harus kembali menggali ilmu agamanya supaya mendapt pertolongan dari Allah SWT, karena ketidak pastian saat ini disebabkan umat islam bertingkah tidak sesuai ketentuan Alquran dan Hadist.Hatur nuhun

    Balas
  57. anwarnasihin
    Ilmu agama harus tetap dipelajari jangan hanya berkutat dengan ilmu pengetahuan, agar umat islam berada dijalan yang dicintai Allah SWT mendapat pertolongan Allah SWT.
    Balas
  58. UC KENCLENG/ DEDI.H 1C PEAP
    sesungguhnya ilmu itu banyak kelebihan kepala ilmu itu tawadhu, matanya adalah bebas dari dengki telinganya adalah faaham. lisannnya adalah kejujuran, hapalannya adalah pemeriksaan, hatinya adalah niat yan baik, akalnya adalah mengenal perkara-perkara yang wajib, tangannnya adalah kasih sayang dan sillaturahmim kakinya adalah mengunjungi ulama, tekadnya adalah kesehatan hikmahnya adalah wara atau hati-hati, tempatnya adalah selamat,penuntunya adalah kesejahteraan, kendaraannya adalah kesetiaan dan senjatanya adalah kelembutan bicara, pedangnya adalah keridhaan, busurnya adalah dialog, pasukannya adalah berdekatan dengan ulama hartanya adalah adab dan amal, tabungannya adalah menjauhi dosa, bekalnya adalah kebaikan, airnya adalah perpisahan, petunjuknya adalah hidayah, teman dekatnya adalah bersahabat dengan org shaleh yang menuntut ilmu
    Balas
  59. Arif Budy (kls Karyawan)
    Ilmu menyediakan suatu cara yang dengannya alam semesta, dan segala sesuatu di dalamnya, dapat diteliti guna menyingkap kehebatan dalam ciptaan Allah, sehingga pengetahuan ini dapat disampaikan kepada segenap manusia. Dengan demikian, agama mendorong ilmu pengetahuan, menjadikannya sebagai alat untuk mempelajari seluk-beluk ciptaan Tuhan. Sedangkan Islam adalah agama akal dan hati nurani. Seseorang memahami kebenaran yang diberitakan oleh agama dengan menggunakan kearifannya, serta menarik kesimpulan-kesimpulan dari alam di sekitarnya menggunakan hati nuraninya. Seseorang yang menggunakan akal dan hatinya dalam memahami sifat-sifat benda apa pun di alam semesta ini, bahkan meskipun ia bukan pakar dalam masalah tersebut, akan memahami bahwasanya itu semua diciptakan oleh Sang Pemilik Kebijaksanaan, Ilmu, dan Kekuasaan yang agung.
    Balas
  60. cicih nuryaningsih (kls.kary)
    Islam dan Ilmu memeng tidak bisa dipisahkan karena dalam alquran surat yang pertama Al- Alaq berbunyi Iqro, Baca dan Bacalah, sehingga kedudukan Ilmu dalam pandangan Islam bahwa Islam sangat menjungjung tinggi orang-orang yang berilmu, dimana menuntut ilmu itu wajib bagi umat Islam tanpa mengenal batas wilayah.
    Sehingga bila manusia berilmu dan dilandasi dengan ajaran-ajaran alquran dan hadis serta dilaksanakan dengan penuh kearifan dan bijaksana maka ilmunya tidak akan sia-sia.
    jadi kesimpulan dari ilmu menurut Filsafat Ilmu adalah ;
    Ilmu bisa memberi pengetahuan dan Filsapat bisa menjadi hikmat, bahwasanya bila kita mengakui semua yang ada di Dunia ini dengan dilandasai oleh Ilmu maka segalanya akan kembali pada Yang Maka Kuasa.

    Balas
  61. Faida Ayu Maolani Irranisa(kls.kary. FE_Akuntansi UNIKU)
    Sebagai seorang muslim tentu saya setuju dengan paparan bapak tentang Ilmu dalam pandangan islam diatas, karena menurut saya kedua hal tersebut saling berkaitan. Islam tanpa ilmu ajaran-ajarannya tidak akan mudah dilaksanakan dan disebarluaskan secara baik dan benar oleh setiap muslim, dan ilmu tanpa islam; tidak akan terarah penerapannya dalam kehidupan sebagai hamba Allah SWT.
    Dapat diartikan bahwa Islam(Alqur’an dan Al-Hadist) merupakan pedoman manusia dalam menuntut ilmu di segala aspek kehidupan.Sedangkan ilmu dalam pandangan islam kedudukannya sangat penting dan wajib dituntut oleh setiap manusia (Muslim), karena ilmu merupakan sarana komunikasi dalam penyebaran, pembelajaran, pemahaman dan perlindungan islam.
    comment dari saya cukup sekian dulu ya pak, bersambung… huehue

    Balas
  62. RUSMANSAH (Kls. Kary. FE UNIKU)
    Ilmu dalam pandangan Islam; ilmu sangat bermanfaat dalam memperdalam, mengamalkan ajaran islam dan dengan ilmu dapat meninggikan derajat, harkat dan martabat manusia. Islam (Alquran dan Al Hadist) sebagai pedoman manusia dalam menelaah semua aspek-aspek dalam kehidupan ini, dan ilmu sebagai sarana untuk menjalani kehidupan ini agar tidak keluar jalur yang diajarkan dalam Islam.
    Balas
  63. Yudiana (Kls. Kary. FE_Akun Tk. II
    Menurut saya Ilmu sangat penting dalam kehidupan manusia, sebab dengan ilmu manusia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang salah. Sesuai dengan hadis Nabi Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina.
    Balas
  64. Aris Kadarisman (Kls. Kary. FE_Akun Tk. II )
    Manusia tanpa ilmu bagaikan seorang yang buta. Untuk berjalan ia perlukan pimpinan. Kalau manusia ingin berjaya di dunia dan di Akhirat, kita perlukan pimpinan yaitu ilmu. Rasulullah bersabda :
    “Barang siapa mau dengan dunia, hendaklah dengan ilmu, barang siapa mau dengan Akhirat hendaklah dengan ilmu, dan barang siapa mau akan keduanya hendaklah dengan ilmu”

    Tanpa kita sadari, sistem pendidikan yang kita lalui selama ini telah banyak mempengaruhi sikap dan pemikiran kita dalam berbagai aspek kehidupan termasuk yang berkaitan dengan ilmu. Sistem pendidikan yang bersifat sekuler telah pula mempengaruhi sikap banyak orang dalam mencari ilmu. Untuk ilmu-ilmu yang akan memudahkan mereka di dunia sanggup jatuh bangun mencarinya, berkorban harta untuk pembiayaan yang tinggi, berkorban pikiran dan tenaga untuk mendapat nilai yang baik, ijazah dan titel. Mereka akan memilih sekolah dan guru-guru pengajar yang mereka anggap terbaik. Tapi untuk ilmu-ilmu yang justru dapat mengingatkan mereka pada Allah (ilmu agama) mana usaha mereka ? Biasanya kebanyakan orang mencari ilmu agama sebagai sambilan saja. Untuk mencari ilmu dunia, mereka mencari guru yang memang ahli di bidangnya. Apakah dalam mencari ilmu Islam yang bertujuan untuk menjadi orang bertaqwa, mereka betul-betul mencari orang yang dapat menjadi model dalam ketaqwaan ?
    Balas
  65. nani sumarni (kls Karyawan)
    Hakikatnya ilmu dalam islam adalah suatu ketentuan yang mendasar bagi manusia dalam menjalani kehidupan di didunia dan akhirat juga sebagi pondasi hidup, karena untuk melakukan sesuatu hal kita harus mempunyai dasar atau pegangan sehingga dalam pelaksanaanya kita berpedoman pada syariat islam khususnya bagi umat islam umumnya bagi umat manusia.
    Balas
  66. Sherly stevi iman (kls Karyawan)
    Betapa pentingnya ilmu bagi manusia karena tanpa ilmu manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar aturan karena ilmu dalam islam adalah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan baik dunia maupun akhirat.
    Balas
  67. uharsputra
    sdr Sherly ilmu memang dapat membuat orang makin menyadari perannya di dunia asal didasarkan pada keimanan dan ketakwaan
    Balas
  68. uharsputra
    sdr nani sumarni, nabi Muhammad pernah bersabda : barang siapa ingin dunia, hendaklah dengan ilmu, barang siapa ingin akherat hendaklah dengan ilmu dan barang siapa ingin keduanya hendaklah dengan ilmu. jadi pemahaman saudari sangat tepat, semoga kita bisa melakukannya
    Balas
  69. uharsputra
    sdr aris kadarisman, pengamatan anda amat tepat, dewasa ini memang gejala menunjukan hal yang demikian, padahal ilmu-ilmu umum itu oleh al ghazali dianggap sebagai fardu kifayah, dan ilmu agama dianggap fardu ain. namun kecenderungan orang menuntut ilmu agama kurang/tidak sekuat menuntut ilmu umum. meskipun demikian dalam pandangan saya menuntut ilmu apapun tergantung niat dan pemanfaatannya. jika pemanfaatannya dapat memberi kebaikan pada umat. maka ilmu umum atau agamapun bisa punya nilai yang sama baiknya.
    Balas
  70. uharsputra
    sdr yudiana, saya setuju pendapat anda, karena itu benar, selamat menuntut ilmu terus
    Balas
  71. uharsputra
    sdr rusmansah anda benar, saya mengokekannya, thanks
    Balas
  72. uharsputra
    sdr faida ayu maolani, bagus dan benar, sekian dulu komentar saya yaaaa, nanti dilanjutkan
    Balas
  73. uharsputra
    sdr cicih komentar anda sangat religius dan memberi inspirasi besar buat saya, terima kasih
    Balas
  74. uharsputra
    sdr arif budi pemahaman anda cukup mendalam tentang peran dan fungsi ilmu, dan saya amat menghormati pendapat anda tersebut, selamat belajar terus yaa
    Balas
  75. uharsputra
    sdr uc kencleng dan dedi. komentar anda puitis dan amat bagus, anda berfikir lurus tidak kencleng, dan saya sependapat dengan anda berdua
    Balas
  76. uharsputra
    sdr anwar nasihin saya sangat setuju, thanks
    Balas
  77. uharsputra
    sdr nuriah saya amat setuju bahwa umat islam sekarang harus bangkit lagi untuk tetap bersemangat menuntut ilmu, saya doakan sdr merupakan bagian di dalamnya, makasih
    Balas
  78. AGIL AK, UNIKU, AKUNTANSI,KARYWN
    ARTIKEL DIATAS SANGAT MENARIK DIAMANA DLAM ISLAM KITA SEBAGAI MUSLIM WAJIB U MENUNTUT ILMU. YANG MENJADI MASALAH BAGAIAMANA SUPAYA KITA TIDAK MALAS UNTUK MENUNTUT ILMU? KIAT2 APA SUPAYA KITA BERSEMANGAT DAN BERGAIRAH UNTUK MENUNTUT ILMU?
    TRIMAKASIH.

    Balas
  79. ade lili nurhali
    Di dalam ilmu ada beberapa yang perlu diperhatikan diantaranya adalah amal perbuatan yang wajib dipelajari namun tidak ada salahnya bila kita tetap mempelajari ilmu yang berkaitan dengan duniawi dan dalam mempelajari ilmu hendaknya dilakukan atas kesadaran serta kemauan dari diri sendiri bukan atas dasar paksaan yang tentunya dengan dibarengi keteguhan Iman kita kepada Allah SWT agar kita tidak salah dalam mengamalkan ilmu yang kita peroleh. Betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia dan islam sangat menekankan akan wajibnya seorang muslim untuk menuntut ilmu, namun pada kenyataannya kita dapat melihat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan saat ini dikuasai oleh ilmu-ilmu yang berasal dari pemikiran-pemikiran dunia barat.
    Balas
  80. egis sugianto
    Dalam Al-Qur’an bahwa kata ilmu dan kata-kata jadiannya di gunakan lebih dari 780 kali, ilmu menurut saya di digunakan tanpa harus di hitung berapa kali. Ilmu adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat di gunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu di bidang pengetahuan yang ingin saya tanyakan metode-metode apakah yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tersebut.
    Balas
  81. Indra Lesmana Ak.Kary
    Menurut saya artikel Islam dan Ilmu khususnya mengenai “Klasifikasi Ilmu Menurut Ulama Islam” kurang lengkap dan kurang menyentuh pada akar permasalahan yang justru masalah sesebenarnya terletak pada batasan-batasan atau sudut pandang para ulama itu sendiri. Agar tidak menimbulkan kerancuan para pembaca sebaiknya artikel tersebut ditambah bahan-bhan kajian yang sekiranya mendukung atau mencantumkan buku referensi apa yang bagus untuk dibaca agar para pembaca dapat mencari tahu lebih dalam mengenai “Klasifikasi Ilmu Menurut Ulama Islam”. Terima kasih.
    Balas
  82. Denas Nurfani. S. Man.Kary
    pada artikel yang bapak tulis, tercantum bahwa mencari ilmu itu WAJIB! namun bila tidak salah berpendapat, saya kira arti kata “wajib” itu sendiri tidak bersifat mutlak untuk setiap ilmu dan terikat pada batasan sejauh mana manfaat ilmu!
    Balas
  83. Apipudin. Man.Kary
    bagai manakah hukumnya? apabila kita sebagai orang muslin melakukan pendalaman ilmu alam khususnya mengenai tata surya seperti yang sedang jadi trend dikalangan astronomi yang secara notabene mereka orang-orang yang berasal dari non muslim! sedangkan dalam artikel diatas disebutkan bahwa menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim!
    Balas
  84. uhar
    sdr apip, hukumnya bisa mubah atau bahkan wajib jika hal itu dapat membantu umat dalam menjalankan agama
    Balas
  85. uhar
    sdr denas pendapat anda benar, jadi tujuan dan manfaatnya harus dipertimbangkan dalam menuntut ilmu
    Balas
  86. uhar
    sdr indra, wawasan anda cukup luas, anda punya pemahaman yang bagus, saya setuju bahwa tulisan itu kurang lengkap. untuk itu buku-buku lain yang bisadibaca banyak sekali antara lain :
    sain dan islam, mahdi ghulsyani
    ilmu huduri, hairi yazdi
    talimul mutaalim
    Ihya al ghazali khususnya jilid 2
    munqidu minaddolal al ghazali
    hirarki ilmu dll

    Balas
  87. uhar
    saya seuju pendapat anda, penghitungan itu hanya untuk menunjukan intensitas saja
    Balas
  88. uhar
    adr ade semoga hal itu dapat menjadi motivasi bagi kita untuk terus belajar
    Balas
  89. uhar
    sdr agil supaya kita tidak malas, kita harus rajin, selamat rajin yaa
    Balas
  90. Dadan Ahmad Gandara
    Pak, kadang-kadang saya suka bingung mengenai filsafat karena kadang-kadang bagi pemikiran saya selalu tidak masuk akal. Akan tetapi setelah diruntut lebih jauh mengenai filsafat saya menjadi tahau akan pentingnya filsafat, karena filsafat timbul karena akal manusia dan bukan dari luar akal datangnya.
    sekian dan terima kasih, Wassalam.
    Balas
  91. Dadan Ahmad Gandara
    Islam dan Ilmu
    Ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia santap penting kaidahnya dan dalam agama Islam sangat menekankan akan wajibnya seorang muslim untuk menuntut ilmu. Di dalam Al-Qur’an juga disebutkan bahwa kata ilmu dan kata-kata jadiannya di gunakan lebih dari 780 kali, ilmu menurut saya digunakan tanpa harus di hitung berapa kali kita mencari ilmu. Namun pada kenyataannya saat ini kita dapat melihat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dikuasai oleh ilmu-ilmu yang berasal dari pemikiran-pemikran dunia barat dan ilmu-ilmu yang bernafaskan kaidah-kaidah Islam seakan tenggelam dibawah bayang-bayang modernisasi dunia barat.
    Tetapi dengan demikian selaku umat muslim sudah sewajarnya untuk mengetahui ilmu pengetahuan yang bernafaskan kaidah-kaidah Islam, meskipun kita tidak mendalami lebih jauh.
    Wassalam.

    Dadan Ahmad Gandara
    04202520589
    Manajemen (Karyawan)
    Fak. Ekonomi Uniku

    Balas
  92. novianti sagala(kls Karyawan)
    Islam adalah ajaran yang sempurna. Menyuruh umatnya beribadah untuk kepentingan akhirat serta beramal saleh untuk kepentingan dunia. Melarang umatnya melakukan kerusakan di muka bumi dan ilmu merupakan sebuah karunia yang tak ternilai sehingga dapat menjadi pedoman bagi kelangsungan hidup manusia.
    Balas
  93. Leli Nurleli(kls Karyawan)
    Untuk memahami dan menjelaskan tingkah laku kita sendiri dan orang lain, kita membutuhkan kerangka acuan. Dan sebagai seorang muslim, tentu saja kerangka acuan yang digunakan juga haruslah yang mencerminkan segi-segi Islami. Dan untuk menyusun teori-teori kepribadian yang berwawasan Islam, kita harus tetap memakai dan juga menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan juga mampu merekonstruksikan ilmu-ilmu itu sehingga menjadi suatu yang selaras dengan wawasan dan yang ideal dalam islam.
    Balas
  94. Risna Juanda (kls kary Smt 6)
    Setelah saya membaca artikel Bapak, menurut pendapat saya ilmu itu WAJIB dipelajari tapi bukan semua ilmu dipelajari karena umur kita tidak mencukupi. Sehingga menurut saya, bagi seorang muslim ilmu yang prioritas wajib dipelajari setiap pribadi adalah Ilmu Hal yakni ilmu yang mempelajari bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah. Kemudian setelah itu baru mempelajari ilmu-ilmu yang dapat melangsungkan kehidupannya. Kita berlindung kepada Allah dari ilmu-ilmu yang tidak bermanfaat.
    Balas
  95. ernawati/1.B/PEAP
    Assalamualaikum,setelah membaca artikel dari bapak dan sesuai dengan pengalaman saya .apakah benar orang yang mempunyai ilmu itu akan mempunyai kedudukan yang tinggi dibanding orang yang tidak berilmu?soalnya ada teman saya yang menurut saya dia amat pintar dan sesuai dengan hadist bahwa ilmu itu harus diamalkan,tp yang terjadi dengan teman saya dia dicap sebagai orang yang sombong.sebenarnya bagaimana cara mengamalkan ilmu yang baik?karena setelah dicap orang sombong dia jadi minder.dan jadi tidak mau mengamalkan ilmunya,padahal dia ingin sekali menjalankan hadis nabi.wassalam
    Balas
  96. mega mulyasari/1.B/PEAP
    ASS.apakah kita harus percaya pada ilmu-ilmu tradisional yang biasanya berhubungan mistik seperti ilmu perbintangan.?apakah kita boleh untuk mempelajarinya?sesuai dalam artikel bapa kita harus mencari ilmu sampai ke negeri cina,seperti saya ketahui ilmu mistik banyak menyimpang dari ajaran islam,bagaimana tanggapan bapa tentang hal itu?wass.
    Balas
  97. fitri juhaeriah/1.B/PE-AP
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Setelah saya membaca artikel Bapak, ada yang saya tidak mengerti, dalam artikel bapak disebutkan bahwa secara umum kajian Filsafat Ilmu itu mencakup:
    1. Aspek Ontologis, berkaitan dengan objek ilmu, maksudnya ilmu apa?
    2. Aspek Epistemologis, berkaitan dengan metode, metode yang digunakan itu metode apa?
    3. Aspek Axiologis, berkaitan dengan pemanfaatan ilmu, Bagaimana cara memanfaatkan ilmu itu? Wss.

    Balas
  98. Rita pebriani
    ilmu menempati kedudukan yang penting dalam islam,apakah orang yang memiliki ilmu dan agama yang tinggi itu berarti mereka memiliki akhlak yang tinggi pula?karna pada kenyataannya banyak orang yang memiliki ilmu dan agama yang tinggi,tapi kedua hal tersebut tidak dapat di terapkan dalam kehidupannya,misalnya orang tersebut mengetahui hal itu salah dan di larang agama tapi mereka tetap melakukannya,apakah prinsip tersebut hanya di terapkan untuk kepentingan pribadi?contoh korupsi di kalangan DPR.bagaimana hukumnya dalam islam?
    Balas
  99. ernawati/1.B/PEAP
    Assalamualaikum,setelah membaca artikel dari bapak dan sesuai dengan pengalaman saya .apakah benar orang yang mempunyai ilmu itu akan mempunyai kedudukan yang tinggi dibanding orang yang tidak berilmu?soalnya ada teman saya yang menurut saya dia amat pintar dan sesuai dengan hadist bahwa ilmu itu harus diamalkan,tp yang terjadi dengan teman saya dia dicap sebagai orang yang sombong.sebenarnya bagaimana cara mengamalkan ilmu yang baik?karena setelah dicap orang sombong dia jadi minder.dan jadi tidak mau mengamalkan ilmunya.wass
    Balas
  100. Alis Ernawaty/1.B/PE-AP
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Setelah saya membaca artikel bapak,dalam kedudukan ilmu sangatlah penting.sehingga salah satu yang membedakan islam dengan yang lainnya adalah penekanannya terhadap ilmu (sains).menurut saya jadi ilmu dengan agama sangatlah berkaitan.karena ilmu tanpa agama akan buta.dan agama tanpa ilmu akan gelap

    Balas
  101. Nufazri amalia/1.B/PE-AP
    Dari mana asal ungkapan carilah ilmu sampai ke negri cina?padahal pada zaman dulu orang luar yang mencari ilmu ke indonesia,walaupun pada kenyatannya sekarang terbalik.apa keistimewaan negri cina sehingga di masukan dalam ungkapan itu?
    Balas
  102. Rita pebriani/1.B/PE-AP
    ilmu menempati kedudukan yang penting dalam islam,apakah orang yang memiliki ilmu dan agama yang tinggi,akan memiliki akhlak yang tinggi pula?karna pada kenyataannya banyak orang yang memiliki ilmu dan agama yang tinggi,tapi kedua hal tersebut tidak dapat di terapkan dalam kehidupannya misalnya orang tersebut mengetahui bahwa hal itu salah,tapi mereka tetap melakukannya,apakah prinsip tersebut hanya di terapkan untuk kepentibgan pribadi?contoh korupsi di kalangan DPR.bagaimana hukumnya dalam islam?
    Balas
  103. awan
    Saya setuju dengan pendapat Ugin VR 1C PEAP :
    “Dizaman sekarang ini kehebatan manusia tidak diragukan lagi, ini terbukti karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.”
    Berkaitan dengan pendapat di atas… coba klik alamat ini
    http://awan965.wordpress.com/2007/03/19/kehancuran-bumi-tahun-2053-tubrukan-dengan-planet/

    dan alamat ini
    http://awan965.wordpress.com/2007/03/25/bukti-kebesaran-allah-dan-kebenaran-al-quran/

    Kita jangan lupa kepada para investos pendidikan di Indonesia….
    Silakan klik artikel investor pendidikan Indonesia (yang mungkin kita lupakan). klik saja link ini http://endang965.wordpress.com/2007/05/04/ki-hajar-dewantara-1889-1959/

    Coba buka lagi link ini tentang begitu besar Jepang menanamkan investasi pendidikannya
    klik saja link ini http://endang965.wordpress.com/2007/05/06/potret-pendidikan-di-jepang/
    dan
    http://endang965.wordpress.com/2007/05/06/fukuzawa-yukichi-tokoh-pendidikan-jepang/

    Itu semua (investasi pendidikan/pendidikan seumur hidup) sudah ada dalam Al Quran 14 abad yang lalu….
    Menurut saya orang Jepang sudah melaksakan perintah Islam yaitu, belajarlaj mulai dari lahir sampai dewasa, ambil yang baiknya buang yang buruknya, bagaimana dengan kita?
    Padahal Jepang bukan (mayoritas) Islam…
    Balas
  104. defi gusfari
    PAK SAYA PERNAH MEMBACA DALAM ARTIKEL LAIN MENGENAI ILMU DAN ISLAM DAN SAYA MENEMUKAN KATA YANG BERTULISKAN “ILMU TANPA AGAMA PINCANG, SEDANGKAN AGAMA TANPA ILMU BUTA” APA MAKNA DARI KATA TERSEBUT. DARI SUDUT PANDANG MANAKAH PENINJAUAN ITU.APA HANYA SUDUT PANDANG ISLAM SAJA.ATAU AGAMA LAIN SECARA UNIVERSAL BERLAKU JUGA?DAN SEBERAPA PENTINGKAH HUBUNGAN ILMU DAN AGAMA
    Balas
  105. eman sulaeman
    “Allah meninggikan beberapa derajat (tingkatan) orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu (diberi ilmu pengetahuan) dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
    Dalam ajaran Islam bagaimana derajat/ kedudukan orang-orang yang tidak berilmu, tetapi orang tersebut beriman kepada Allah? atau sebaliknya bagaimana derajat/kedudukan orang-orang yang berilmu, tetapi tidak diimbangi dengan iman dan taqwa kepada Allah?

    Eman Sulaeman
    Tk III/ Akuntansi

    Balas
  106. meyliawati
    orang yang berilmu adalah orang yang bermanfaat bagi orang di sekelilingnya. tapi pada kenyataan nya tidak sedikit orang yang berilmu tinggi, dengan gelar yang berjejer tidak mampu mengamalkan ilmunya, tidak mampu menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari sesuai syariat islam.contohnya masih banyak kita temukan tindakan kriminalitas yang justru didalangi oknum berilmu tadi. jadi pada akhirnya lebih baik kita tidak berilmu, tapi menjadi orang yang bermanfaat. wassalam
    meyliawati III/ Akuntansi (karyawan)
    Balas
  107. nur apriyaningsih/1.B/PE-AP
    ass, dalam artikel bapak, aristoteles menyebutkan bahwa manusia itu adalah hewan yang berakal sehat,bagaimana pandangan bapak tentang teori itu, dilihat dari sudut pandang islam?apakah bapak setuju atau tidak?wss
    Balas
  108. Yusef Firmansyah/1.B/PE-AP
    Ass. Pak apa maksud dari Reflective Thingking (berfikir secara serentak) yang terdapat dalam salah satu ciri karakteristik manusia? Kenapa termasuk dalam karakteristik manusia?
    Balas
  109. Aryono (Kelas Karyawan/SMT VI)
    Keberanian, Kekuatan, Nafsu, Cinta dimiliki juga oleh binatang tidak hanya pada manusia, tapi untuk ilmu hanya ada pada manusia inilah yang membedakan manusia dan binatang.Jadi kalau manusia tidak mau menuntut ilmu derajatnya akan turun seperti binatang.permasalahannya sekarang bagaimana ilmu itu bisa diamalkan bukan ilmu untuk ilmu. Sehingga jaman sekarang ilmu itu baru ada di buku, di Flas Disk, di Lap Top Sehingga pada saat ada masalah bingung tidak bisa menyelesaikan karena ilmunya belum bisa masuk kehati.
    .
    Balas
  110. TONI OSWARA(TK.III/MANAJEMEN-KARYAWAN)
    Betapa mulyanya ilmu dimata Islam, sehingga Allah menaikan derajat yang lebih tinggi pada orang yang berilmu. Tapi masalahnya apakah semua ilmu yang ada itu di ridhaoi oleh Allah? karena orang bisa masuk surga karena ilmunya juga sebaliknya orang bisa masuk neraka karena ilmunya.
    Balas
  111. WAWAN SETIAWAN(MANAJEMEN KARYAWAN)
    Nabi muhammad SAW diturunkan oleh Allah sebagai rahmatan lil’alamin, pada jaman itu adalah jaman jahiliyah yaitu kebodohan, Berkat ilmu yang diwahyukan oleh Allah kepada beliau jaman kebodohan mulai terkikis manusia mulai mengenal man yang baik dan mana yang salah,saya setuju dengan bapak Islam dan Ilmu tidak dapat dipisahkan..
    Balas
  112. TK
    MAAF PAK ADA KESALAHAN BUKAN TONI OSWARA TAPI TONI KOSWARA, MAKASIH PAK..
    Balas
  113. ROKIDIN (KELAS KARYAWAN)
    Islam sangat mengagungkan ilmu, tetapi mengapa pak justru orang islam yang sering diperbudak oleh ilmu tersebut. contoh aliran islam radikal, teroris misalnya mereka menghalakan membunuh manusia dengan alasan jidad. apa yang salah pak ilmunya atau orangnya?
    Balas
  114. jujun junaedi (kelas karyawan , semester 6
    Ya, saya sependapat dan sangat setuju, Orang yang berilmu dalam pandangan islam mempunyai kedudukan dan derajat yang lebih tinggi, karena orang yang berilmu dalam melakukan segala aktivitas dan tindakan sesuai dengan norma dan tuntunan yang sudah digariskan dalam ajaran Isla, manusia tak luput dari hubungan dengan ALLAH (hablumminallah) dalam bentuk rutinitas ibadah ( Shalat, Zakat, Puasa, Ibadah Hajji, Thoharah dll) dimana masing-masing ibadah memerlukan ilmu dan pengetahuan agar dalam pelaksanaan dan dan tata cara ibadah sesuai dengan tuntunan yang telah diajarkan oleh Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Dan manusia juga harus berhubungan dengan sesama manusia (hablumminannash) dalam bentuk (aturan jual beli, pembagian harta warisan, utang piutang, cara mengurus jenazah, musaqqoh-paroan kebun, hidup bertetangga dll) dimana ini memerlukan suatu ilmu untuk menjabarkan hidup bermasyarakat dan sosial agar bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan norma dan etika hidup bermasyarakat tanpa ada yang merasa dirugikan salah satu pihak. Contoh dalam pembagian harta warisan, Islam sudah menjabarkan dengan jelas siapa saja yang berhak untuk mendapatkan harta warisan dan berapa persen pembagian warisan antara laki-laki dan perempuan, tetapi kalau kita tidak punya ilmunya maka pembagian warisan akan menimbulkan perselisihan, hubungan antar keluarga menjadi renggang bahkan yang lebih ironis bisa terjadi saling membunuh antar saudara sendiri. Dan didalam Islam, orang yang berilmu akan sadar bahwa betapa kecilnya manusia dihadapan ALLAH dan dengan Ilmu pula dalam bertindak dan bertutur kata akan hati-hati dan Wa’ra karena takut akan azab ALLAH yang maha dahsyat, sehingga dijelaskan oleh ALLAH dalam firmannya surat At-taubah ayat 122 yang artinya ” Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya ke medan perang, mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya “. Juga diperkuat oleh Hadits nabi dari Ibnu Abdul Barr ” Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang laki-laki dan perempuan “.
    Jadi antara Ilmu dan Islam sangat berkaitan dan bersinergi satu sama lain untuk menciptakan hubungan yang khusus dan ritual dengan ALLAH dan terpeliharanya hubungan yang harmonis antara manusia dengan manusia sesuai norma, aturan, tatacara dan tuntunan berdasarkan Ilmu yang dimiliki.

    Balas
  115. Andriyanto/1.B/PE-AP
    ass..pak damang?alhmdllh saya sdh baca artikel bpk..saya ada prtnyaan dan pngn tahu pak, ada yg menyatkan bhw ilmu berpengetahuan itu pntng bagi kehdpn.kita dan yg pling pnting lg bhw ilmu unk beribdah itulah yg pling penting..trus kalau hnya slah satu dr ke2 prnytaan itu yg dilksnakan bgmna pak?krn dlm kehdpan realita skrng bhw tdk smua orang dpt menimba ilmu kejenjang lbh tnggi dsbabkan faktor ekonomi,apkh tnp ilmu mnusia dpt beribadah dngan baik?krn orng yg tak berilmu sngt mmpengruhi trhdp akhlak dan perbuatan ibadahnya,apkh hrs dituntut untk bs mlkukan ke2nya?trim’s wss..
    Balas
  116. uhar
    sdr dadan, kalau makin mendalam mempelajari suatu ilmu, sedikit-sedikit kebingungan akan hilang yang penting belajar terus dan gunakan akal semampu kita sehingga makin berkembang, trims
    Balas
  117. uhar
    sdr novianti segala ilmu penting tergantung bagaimana menerapkannya dan motivasi menuntutnya, jadi selamat berenang di samudra ilmu
    Balas
  118. uhar
    sdr leli, anda nampak punya pemahaman akan perlunya ilmu didasari nilai-nilai agama, saya setuju banget
    Balas
  119. uhar
    sdr risna, itulah yang menurut ulama ilmu fardu ain perlu didahulukan menuntutnya, karena ilmu ini merupakan petunjuk dalam menjalani kehidupan yang baik sesuai nilai agama.
    Balas
  120. uhar
    sdr erna, itu merupakan gejala sosial yang unik, namun yang penting bagaimana dengan ilmu itu kita bisa engabdi dengan tulus, jika sudah demikian cap sombong itu hanyalah kedengkian belaka, dan tak perlu terlalu jadi fikiran, karena tuhan tahu itu
    Balas
  121. uhar
    sdr mega, memahami ilmu suatu hal dan mengamalkannya adalah hal lain, ilmu-ilmu mistik merupakan fakta sosial yang ada dan memahaminya memerlukan kesiapan dengan cara dan paradigma berfikir yang berbeda dari scientific thinking, kapan-kapan kita diskusi lebih jauh ya
    Balas
  122. uhar
    sdr fitri saya berharap anda dapat membaca lagi tulisan saya dalam filsafat ilmu, selamat yaaaa
    Balas
  123. uhar
    sdr rita, tak ada jaminan memang, tapi secara ideal orang berilmu dan beragama punya potensi kuat untuk menjadi orang berahlak mulya
    Balas
  124. uhar
    sdr alis anda memang benar, saya setuju
    Balas
  125. uhar
    sdr nurfazri itu ungkapan hikmah dan bukan hadis, hanya untuk menunjukan intensitas pentingnya ilmu saja
    Balas
  126. sri febrianimgsih(kls kary AK)
    pada prinsipnya ajaran agama islam tidak lepas dari ilmu pengetahuan dan filsafat ilmu yang sudah ada sejak jaman Nabi Muhammad SAW. Artinya seluruh umat manusia di wajibkan untuk mencari ilmu baik itu ilmu dunia maupun ilmu akhirat,dengam tujuan adamya ilmu pengetahuan itu,umat manusia khususnmya umat muslim bisa mengarahkan tujuan hidupnya ke arah yang lebih baik dan sempurna sesuai dengan apa yang telah di jabarkan dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1-5
    Balas
  127. uhar
    sdr Sri febrianingsih, saya setuju pendapat anda, keseimbangan selalu diperlukan.
    Balas
  128. Irmawanti Hidayat, (Kry AK)
    Telah banyak keterangan yang menyatakan bahwa setiap orang wajib menuntut ilmu, akan tetapi kenyataan banyak orang yang ilmunya mumpuni tetapi tidak islami, alangkah indahnya apabila manusia dalam menuntut ilmu itu didasari oleh iman dan takwa.
    Balas
  129. Dudi Rusamsi/1.B/Pe-AP
    Asalamualaikum ,setelah saya baca artikel bpk!ada yang saya tanyakan,disana kan dikatakan bahwa wajib bagi seseorang untuk menuntut ilmu!tapi bagaimana dengan anak-anak kurang mampuh!kan dizaman sekarang serba mahal dan serba bayar,makasih pak!
    Balas
  130. Jujun Jaenudin/I.B/pe-ap
    Assalamuallaikum,,
    Kalssfikasi ilmu menurut ibnu khaldun ada 2 yaitu:
    1. ilmu yang merupakan suatu yang alami pd manusia, yang ia bisa menemukannya karena kegiatan berpikir
    2. ilmu yang bersifat tradisional (naqil)
    pak,apakah ilmu yang bersifat tradisional lahir sejak dini atau adanya ilmu tersebut lahirnya dari pergaulan kita sendiri?

    Balas
  131. Ade Kurniadi/1.B/PE-AP
    Ass. Pak setelah saya membaca artikel bapak, ada yang mau saya tanyakan tentang klasifikasi ilmu pengetahuan, ada al maksyufat yaitu ilmu yang diterima langsung dari sumber illahi tanpa keterlibatan indera maupun pikiran spekulatif, maksudnya bagaimana?
    Balas
  132. Uun Laruni/1B/PE-AP
    assalamualaikum,,,setelah saya baca artikel bapak.saya ingin menanyakan bahwa ilmu itu memang penting bagi kehidupan kita trus apa yang mendasari kita untuk mendidik generasi muda?dan apa yang menjadi acuan kita untuk mengarahkan generasi muda dalam proses pendidikan?terimakasih.wassalamualaikum,,,
    Balas
  133. Eti Damayanti/1.B/Pe-AP
    Assalamualaikum.Dalam pandangan islam kita wajib menuntut ilmu,dan di dalamnya terdapat ilmu mistik atau ilmu ghaib.bagaimana pandangan bapak jika ada orang yang berilmu tetapi tidak mempercayai hal-hal yang ghaib d luar batas kemampuan manusia? misalnya dalam peristiwa isra miraj nabi Muhammad di berangkatkan dari langit ke 1 sampai langit ke 7.Tetapi ada orang yang berilmu tidak mempercayai hal itu.Terima kasih.Wassallam.
    Balas
  134. Mayasaroh Nur A./1B/PE-AP
    assalamualaikum,,, setelah saya membaca artikel bapak, saya mau menanyakan klasifikasi yang dikemukakan oleh ibnu khaldun yang membagi kelompok ilmu kedlm dua kelompok yaitu yang pertama ilmu yang merpakan suatu yang alami pada manusia yang ia bisa menemukannya karena kegiatan berpkir,dan yang kedua ilmu yang bersifat tradisional..yang saya tanyakan apakah ada keterkaitan antara kedua klasifikasi ilmu yang diungkapan oleh ibnu khaldun?trim’s wassalamualaikum….
    Balas
  135. Novi Hernawati/1.B/Pe-AP
    Assalamuallaikum,,
    pak,apakah seorang muslim wajib memiliki ilmu atau hanya ilmu-ilmu tertentu yang harus dimiliki oleh seorang muslim?

    Balas
  136. LAELIAYAH M./UNIKU/AKUNTANSI/KRYWN
    Ass. Kebodohan merupakan tanda kematian jiwa, terbunuhnya kehidupan dan membusuknya umur. Sebaliknya ilmu adalah cahaya bagi hati nurani, kehidupan bagi ruh dan dan bahan bakar bagi tabiat.
    Kebahagian, kedamaian, dan ketentraman hati senantiasa berawal dari ilmu pengetahuan. Itu terjadi karena ilmu mampu menembus yang samar, menemukan sesuatu yang hilang, dan menyingkap yang tersembunyi. Selain itu naluri dari jiwa manusia itu adalah selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru dan ingin mengungkap sesuatu yang menarik.
    ayo….sahabat2 .jangan malas kita harus rajinnnnnnn
    (La Tahzan, jangan bersedih !, nikmatnya ilmu pengetahuan)

    Balas
  137. AGIL AK, UNIKU, AKUNTANSI,KARYWN
    Ass. Untuk tidak malas mencari ilmu kita harus tahu dulu manfaat dr ilmu itu. alhamdulillah setelah tau nikmatnya ilmu pengetahuan, Kita harus semangat dan rajin ya pa …”kebodohan itu sangat membosankan dan menyedihkan. Pasalnya ia tidak pernah memunculkan hal baru yang lebih menarik dan segar, bila kita ingin senantiasa bahagia, tuntutlah ilmu, galilah pengetahuan dan raihlah berbagai manfaat, niscaya semua kesedihan, kepedihan dan kecemasan akan sirna”….”ALANGKAH MULIANYA ILMU PENGETAHUAN. ALANGKAH GEMBIRANYA JIWA SESEORANG YANG MENGUASAINYA. ALANGKAH SEGARNYA DADA ORANG YANG PENUH DENGANYA, DAN ALANGKAH LEGANYA PERASAAN ORANG YANG MENGUASAINYA”. {Ya Rabb-ku, tambahkan kepadaku ilmu pengetahuan.” “ Ya Allah, aku memohon ilmu yg bermanfaat, amal perbuatan yg dtrima, rejeki yg lapang dan perbaikilah perilakuku serta jauhkanlah aku dari pada perbuatan jelek”}….amin
    Balas
  138. asep kuhro
    menurut pendapat saya :
    Islam dan ilmu itu sangat berhubungan sekali dan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. ilmu sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari, karena kalau tidak ada ilmu tidak akan terarah dan teratur juga ulmu menambah pengetahuan kita. karena itu ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu baik bidang agama ekonomi, politis dan lain -lain, yang merupakan pengetahuan-pengetahuan.
    dalam islam ilmu juga sangat penting sekali, karena ilmu berhubungan dengan keimanan dalam diri kita masing-masing, dalam islam orang yang beriman pasti berilmu, cuma cara berimannya itu berbeda-beda ada iman yang kuat dan ada yang tipis.
    orang yang beriman itu sangat berharga dan sangat dihargai, ilmu dalam islam juga penting untukmenambah ilmu agama.
    ada hadis yang mengatakan carilah ilmusam,pai ke negri cina, maksudnya calrilah ilmu walaupun jauh keujung negeri. walaupun banyak rintangan dan kendala yan akan menghadang kita kedudukan ilmu sangat tinggi dan terhormast dalam islam, maka kita wajib mencari ilmu setinggi-tingginya.
    ilmu islam mengajarkan wajinb hukumnya kita beribadah pada Allah SWT, juga mentaati apa yang diperintahkannya danmenjauhi larangan-laranganya. ilmu itu sifatnya alami, dengan berfikir kita bisa menemukan ilmu, dengan membaca kita akan menemukan ilmu jadi ilmu apapundan dimanapun bisa cari.
    N A M A : ASEP KUHRO
    TK/JURUSAN : III/MANAJEMEN
    NIM : 04202510476

    Balas
  139. mulyana saleh/kls.karyawan/tk.III/manjemen ekonomi
    Asslmkm Wr.Wb. Saya sangat setuju bahwa islam sangat mengapresiasi ilmu pengetahuan,bahkan orang -orang eropa yang sekarang kita akui (suka atau tidak suka) menjadi pemimpin peradaban,dulunya dulu sekali ketika islam mengalami puncak peradabannya,di baghdad irak atau di andalusia,orang-arang islam adalah guru mereka.ketika itu orang-orang eropa mengalami apa yang disebut era kegelapan,konon di ibu kota inggris jalan kota becek terkena hujan.Sekarang kondisinya berubah sama sekali.Bahkan orang islam sendiri kadang meragukan orang islam lainya,contoh ketika musibah sunami yang menimpa aceh beberapa tahun yang lalu,Arab saudi akan menyalurkan bantuan berupa bangunan jika pengelola proyek itu dilakukan oleh tim dari jerman,dan tidak mau memberikan bantuannya ketka dikelola oleh orang-orang indonesia,yang tidak lain adalah mayoritas islam.Hal ini patut kita renungkan bersama selaku sama-sama orang islam,Kalau kata Zainuddin MZ,”orang islam jangn seperti main layangan ajaran islamnya tinggi menjulang tapi ummatnya dibawah menjadi penonton.Paradigma ini harusd dirubah karena islam sangat menyanjung ilmu sedemikian rupa Firman Allah SWT dalam Al Qur’an yang artinya “Allah akan meninggikan orang-orang berilmu beberapa derajat” harusnya menjadi cambuk bagi ummat ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan seoptimal mungkin disegala bidang,baik itu akidah,ekonomi,sosial,budaya,hankam,bahkan polotik.Masalahnya terkadang ada orang-orang yang memisahkan antara ilmu agama dan umum.padahal di persia di acara majlis-majlis ilmu pengetahuan yang membahas ilmu perbintangan/fisika yang berkembang pada era puncak peradaban islam sebelum mengupas tentang ilmu yang akan di bahas,diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an tentang kekuasaan Allah mengenai alam raya.Sehingga tidak akan terjadi kebuntuan berfikir ketika kemudian di hubungkan dengan maakholakta hadza batila (tidak ada sesuatu yang diciptakan Allah yang tidak ada manfaatnya).trimakasih.Wasslmlkm Wr.Wb.
    Balas
  140. Desi Nuria/1.B/PE-AP
    Ass. Pak kenapa sekarang ini banyak orang yang kurang memahami tentang ajaran islam, bahkan ada juga yang belum bisa baca qur’an, kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah karena pengaruh dari arus modernisasi atau karena kurangnya kepedulian terhadap agama? Bagaimanakah caranya agar mereka tertarik untuk mempelajari agama islam? Terima kasih!!!
    Balas
  141. Desi Nuria/1.A/PE-AP
    Maaf pak,Desi Nuria kelas 1.A bukan 1.B. Terima kasih.
    Balas
  142. NOVRIYANI 1.B PE-AP
    Ass pa gimana cara yang baik mengamalkan ilmu tanpa harus kelihatan sombong?dan bagai mana cara nya menjaga ilmu tersebut agar ilmu yang sudah kita miliki tidak mudah hilang dan selalu diingat.apakah ilmu itu akan hilang kalau ilmu itu tidak diamalkan.wassalam
    Balas
  143. sobarudin 1.B PE-AP
    Assalamualaikum WRWB. apabila kita berbicara dalam kontek keilmuan, kita tak akan lepas dari eksistensi kemanusiaan. didalam teori mahluk hidup kita mengenal teori pluralisme yaitu semua mahluk yang berada di dunia adalah ciptaan Allah SWT. dan teori modern terbagi atas dua bagian: pertama teori biogenesis yaitu bahwa mahluk hidup itu berasal dari mahluk tak hidup, seperti cacing dari tanah ulat dari daging yang membusuk, kedua teori Abiogenesis yaitu mahluk hidup berasal dari mahluk hidup, yang menjadi pertanyaan:
    1. Dalam kontek keislaman, kita menyakini bahwa manusia itu besal dari tanah, apakah tanah yang dimaksud dalam dalam islam tersebut merupakan tanah bumi atau tanah apa?
    2. Apabila kita lihat dalam teori biogenesis, apakah asal usul terciptanya manusia menurut paradigma islam bisa menjadi ilmiah?
    3. Apakah terciptanya manusia menurut keyakinan islam hanya sebagai filsafat saja ataukah bisa menjadi sebuah teori ilmiah..??
    4. Menurut islam, apakah bumi tercipta lebih dahulu sebelum manusia diciptakan untuk menempatinya?

    Balas
  144. Rina Farina 1.B PE-AP
    Ass..Pak. orang yang memiliki ilmu, senantiasa akan memiliki derajat yang tinggi? sedangkan bagaimana dengan orang yang tidak memiliki ilmu cukup tinggi namun ia memiliki akhlak yang mulia?bagaimana pula dengan orang yang berilmu namun tidak memiliki akhlak yang mulia seperti kaum yahudi?kenapa setiap orang yang berilmu bisa memiliki derajat yang tinggi?
    Balas
  145. kartim 1B PE-AP
    Assalamualaikum
    menurut bapak apakah islam liberal itu suatu islam yang lebih baik dari pada islam yang tradisional?
    karena menurut saya islam liberal itu akan banyak persepsi atau pemikiran yang berbeda,sehingga banyak penapsiran yang mengacu kesuatu syariah yang dihalalkan.Sedangkan islam tradisional akan mengarah kepada kemunafikan,dan itu akan menghambat perkembangan islam dan tidak bisa menyusuaikan dengan jaman modern.

    Menurut pandangan bapak dari dua istilah islam liberal dan islam tradisional itu bagaimana
    1. Dampak negatif dan positif islam liberal dan islam tradisional
    2. Apakah islam liberal sudah universal di Indonesia ini
    3. Bagaimana dampaknya jika kita menjalankan islam tradisional saja dan
    4. Bagaimana jika banyak persefsi islam liberal apa yang terjadi

    Balas
  146. sri yuningsih
    setelah saya membaca tulisan bapak tentang islam dan ilmu mengenai firman Alloh s.w.t dalam alqur’an surat AL Mujadalah ayat 11 bahwa ayat tersebut dengan jelas menunjukan bahwa orang yang beriman dan berilmu(diberi ilmu pengetahuan)akan memperoleh kedudukan yang lebih tinggi. yang saya akan tanyakan :
    -kedudukan yang lebih tinggi yang bagai manakah di mata ALLOH.
    - Semakin ilmu berkembang dan semakin orang di beri ilmu pengetahuan yang tinggi tetapi banyak orang yang menyalah gunakan ilmu tersebut .apakah ada azab alloh apabila ilmu pengetahuan tersebut di salah gunakan mohon penjelasannya.

    Nama : Sri Yuningsih
    Nim : 2005032605
    tingkat :lanjutan
    semester : II/Ic
    jurusan : FE-AP

    Balas
  147. EVY SOFIATY
    ASS..Pak?? saya pernah membaca sbuah artikel dr Prof. Dr. Ahmad Salabi bahwa “kemerdekaan yang sudah mereka dapat itu akan hilang dan lenyap, kalau tidak didampingi agama dgn kemajuan ilmu pengetahuan …”. Sehubungan analisa di atas ada 3 hal dlm perhubungan ilmu dan agama:
    1. Kuasa agama terhadap ilmu
    2. Pemisahan daerah agama dan ilmu
    3. Integrasi agama dan ilmu
    Yang ingin saya tanyakan, menurut Bapak apakah maksud dari 3 hal tsb? saya kurang mengerti.
    terimakasih. Wass..

    Balas
  148. EVY SOFIATY/IB/PE_AP
    ASS..Pak??Saya pernah membaca sbuah artikel dari Prof.Dr. Ahmad Salabi Bahwa “Kemerdekaan yang sudah mereka dapat itu akan hilang dan lenyap, kalau tidak didampingi agama dan kemajuan ilmu pengetahuan…”.Sehubungan analisa di atas ada 3 hal dlm perhubungan ilmu dan agama:
    1. Kuasa agama terhadap ilmu
    2. Pemisahan daerah agama dan ilmu
    3. Integrasi agama dan ilmu
    Yang ingin saya tanyakan, menurut Bapak apakah maksud dari 3 hal tsb? saya kurang mengerti.
    Terimakasih. Wass..

    Balas
  149. Ririn Harini.K/1B/PE_AP
    Ass…..!!!!!! Saya telah membaca artikel bapak dan isinya cukup menarik dan ada hal yang menjadi fikiran saya yaitu:
    1.Tentang asal usul manusia yang dalam artikel bapak dikatakan bahwa manusia berasal dari segumpal darah tapi ada sebagian pendapat yang menyatakan bahwa manusia berasal dari kera dan sebagian lagi menyatakan bahwa manusia berasal dari tanah.bagaiman pendapat bapak tentang hal itu???????
    2.Kenapa kita harus mempelajari filsafat ilmu dan apa manfaatnya bagi kehidupan rohani kita???????

    Balas
  150. Lilis suryani/1B/PE_AP
    Ass….!!Saya telah membaca artikel bapak dan saya sangat setuju dengan isi artikelnya.Dan yang ingin saya tanyakan mengapa orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi biasanya orang2 yang tidak mempunyai moral padahal mereka pintar-pintar,bagaimana menurut bapak tentang hal ini??
    Balas
  151. Didin Sudirman Kelas Karyawan Semester 6 Manajemen
    ilmu ialah pengetehuan tentang suatu bidang yang disusun menurut metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang pengetehuan dan ilmu itu hanya digunakan untuk menjelaskan gejala di bidang pengetahuan saja.
    Balas
  152. Didi Rosadi Kelas Karyawan Semester 6 Manajemen
    Ilmu menurut pandangan Islam yaitu ilmu sangat bermanfaat dalam mendalami, mengamalkan ajaran islam serta dengan ilmu dapat meninggikan harkat dan martabat manusia. Islam sebagai pedoman manusia dalam menelaah semua aspek-aspek dalam kehidupan ini, dan ilmu sebagai sarana untuk menjalani kehidupan ini agar tidak keluar jalur yang diajarkan dalam Islam
    Balas
  153. Wiwin Sriwinarni
    Ilmu atau ilmu pengetahuan boleh di cari sampai negeri cina dan ilmu pengetahuan boleh digali sedalam-dalamnya tetapi keluruhan nilai dari ilmu itu sendiri dilihat dari manfaatnya untuk orang lain bukan sekedar bahan untuk diperdebatkan atau didiskusikan sehingga janganlah ilmu hanya menjadi sebuah teori.
    Wiwin Sriwinarni / F.E. Uniku / Kls. Karyawan
    2005052354

    Balas
  154.   Nono
    Pak Kalo saya pernah dengar ada seorang ustadz berpendapat Ilmu Atau Al ‘Ilm yang dimaksud adalah segala sesuatu yang datangnya dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW.
    Sedangkan yang lain adalah disebut seni saja. Seni arsitektur, seni kedokteran, dll.Bagaimana pak ?

    Balas
  155.   Cucu Suprapti,NIM 2005.05.2290, kelas karyawan akuntansi
    Islam dalam ilmu
    Islam diawali dengan proses keilmuan yaitu “Iqro” = bacalah. sebagaimana diperintahkan, sebagaimana hamba 4jjl untuk menuntut ilmu sampai ke negeri cina, sepanjang hidup.
    Barang siapa menghendaki dunia maka wajiblah memiliki ilmu, barang siapa menghendaki akhirat maka wajiblah memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka ia wajib memiliki ilmu. untuk itu, betapa pentingnya ilmu karena ilmu merupakan akar segala kehidupan manusia yang menjadikan manusia menjadi mahluk yang paling mulia disisi 4jjl.

    kesimpulan “manusia tanpa ilmu bagaikan hidup tanpa nilai”
    Balas
  156.   dadang sunarya
    jelaslah islam sangat menganjurkan kita untuk mencari ilmu, di dalam hadistpun menjelaskan bahwa wajibnya menunutut ilmu dari buaian orang tua sampai ke liang lahat (meninggal dunia) dari sini jelaslah kedudukan ilmu didalam islam sangat penting sekali. dan dalam Al-Quran juga dijelaskan orang yang berilmu akan diangjat derajat oleh Allah SWT di bandingkan orng yang tidak berilmu.
    kita selaku umat islam tidak ada alasan untuk tidak mencari ilmu secara formal maupun informal.

    Balas
  157.   tita
    Assalamu”alaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya mohon maaf kalo tugas ini baru saya kirim. Membaca artikel bapa mengenai “Islam dan Ilmu” saya tertarik sekali dan saya berpendapat bahwa Mengingat betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia, betapa mulianya ilmu di Mata Islam, dan di zaman modern ilmu mendapat penghargaan sangat tinggi. Sudah banyak sekali bukti dalam kehidupan sehari-hari yang mengatakan bahwa ilmu dijunjung tinggi, walaupun ada juga kekecewaan kepadanya karena konsekwensinya juga harus dipikul. Sudah jelas & sudah menjadi suatu kepercayaan yang luas bahwa ilmu serta berbagai metodenya mempunyai sesuatu keistimewaan. Yang ingin saya tanyakan : Apa sebenarnya yang telah membuat ilmu itu demikian istimewa ?
    NAMA : TITA NOVITA
    JURUSAN : AKUNTANSI/FE UNIKU
    SEMSTER : VI
    KELAS : KARYAWAN

    Balas
  158.   uya elang
    semoga tetap jaya dan bertambah artikel-artikel yang bisa membuat orang lain sadar.By elang di Aceh
    Balas
  159.   Jamil
    ilmu dalam pengertian islam adalah pengetahuan yang di temukan oleh seseorang dalam hidupnya..apakah itu bisa di artikan demikan?
    Balas
    •   Yovi Iskandar
      Qul.. innamal ilmu indallaah….
      “katakanlah… bahwa segala ilmu hanya dari Allah.

      Balas
  160.   aris
    tolong diperjelas tentang aspek aspek ontologi, epistemologi, axiologi, matur nuwun sanget je……..h.
    Balas
  161.   Saeful R
    hebat pa Uhar,
    Mnatab lah

    Balas
  162.   Bambang Kusnanto
    Tidak ada yang lebih tinggi dari Islam, dan islam sebagai petunjuk akan mampu membawa manusia yang berusaha mengenal islam dengan benar ke arah peningkatan derajat manusia itu sendiri. Artinya hanya orang-orang yang berilmu yang akan ditingkatkan derajatnya oleh Allah SWT.
    Balas
  163.   madd
    islam adalah din, yang benar dan haq
    Balas
  164.   zainal abidin
    saya mau tanya jd apa2 saja yg mnjadi contoh, filsafat ilmu ontologis,epistemologis,dan axiologis,,tlng berikan jwbannya karena diatas tdk ada penjesannya,terimakasih.
    Balas
  165.   Mirza
    Agama didefinisikan sebagai tuntunan ilahi bagi manusia untuk mencapai kebahagiaan duni dan akhirat. sjalan dgn psatnya perkmbngan ilmu pengtahuan dan tekhnologi, perhatian terhadap agama semakin berkurang. menurut pendapat anda, apa arti agama bagi kehidupan manusia dan apakah ia bertentangan dengan ilmu Pengetahuan (sain)
    Balas
  166.   jarwoto
    ilmuku apakah akan hilang?
    Balas
  167.   tian
    Dalam Islam, ilmu tidak hanya menekankan pada intelektual semata tanpa memperhatikan etika dan norma-norma agama. artinya ilmu dalam Islam bukan bebas nilai (free value)tapi penuh dengan nilai (nilai), sehingga dengan semakin memperdalam atau menggali ilmu, semakin menjadikan orang tersebut bijaksana dalam memahami hidup dan kehidupan ini. Jadi kalau dengan perkembangan ilmu dan teknologi seseorang malah makin jauh dari Tuhanya, maka orang itu tidak mengerti akan hakekat ilmu itu sendiri. Allah berfirman: sesungguhnya yang paling takut kepada allah diantara hamba –hambanya adalah ulam (surat faatir:28.)
    Balas
  168.   dwipilanto
    lalu bagaimana tetang pengklasifikasian terhadap ilmu islam, agar menjadi islam yang baik tentu dibutuhkan pemahaman ilmu dasar tentang keislaman apakah itu? ada sebagian ulama menyebutkan seperti ini: ilmu dasar islam terdiri dari 3 ilmu:
    1. ilmu fiqih
    2. ilmu tauhid
    3. ilmu tasawuf..

    apakah definisi tersebut sudah benar?
    Balas
  169.   Budi Satriadi
    ilmu dasar islam terdiri dari 2 ilmu :
    1.ilmu kalam (pemikiran)
    2.ilmu tasawuf(pensucian)

    pada waktu zaman ilmu kalam di kembangkan islam tak terkalahkan dalam bidang apapun,sampai islam menguasai 2/3 dunia,tetapi pada waktu muncul nya ilmu tasawuf ,umat islam banyak mengutamakan pendekatan diri kepada Allah(Taswauf).ilmu tasawuf pun berkembang,ada nama nya tasawuf kontemporel yang mana menjadikan manusia menjadi Zuhud.yang mana mencari kekayaan.menciptakan teknologi dan apa yang berhubungan dengan kemajuan dalam kehidupan.tetapi apa yang didapat itu dijadikan proses pendekatan kepada Allah.orang yang Zuhud tidak terlalu cinta/terkesan terhadap keuangan,teknologi(DUNIA).lawan dari pada zuhud adalah hubud dunia.
    Balas
  170. Riesnandar
    Lihat Al Qur-an Surat Ar Rahman ayat 2 ‘Allamal Qur-aan (Dia / Allah yang telah mengajarkan Al Qur-an) pada kata ‘Allama (dari kata dasar ‘ilman) berarti yang dimaksud dengan ‘ilmu itu sendiri adalah Al Qur-an. jadi Al Qur-an adalah satu-satunya ‘ilmu dalam kehidupan ini yang datang dari Allah untuk manusia melalui raul-Nya guna memperlakukan alam yang seluruhnya adalah patuh / tergantung kepada Allah. maka hal ihwal selain dari Al Qur-an merupakan bayangannya atau pemutarbalikannya saja.
    Balas
  171. Amin
    assalamualaikum… bapak gimana jika kita begitu susah memeahami sebuah ilmu….
    Balas
  172. abby
    dPt memBantu tUgas sEkOLAH q,ThANKS Ya
    Balas
  173.   paijo
    Like This ^^
    Balas
  174. jaya abubakar
    sy btuh makalah yg lengkap mengenai menuntut ilmu dlm islam,mulai dr pendahuluan sampai daftar pustaka
    Balas
  175. Nida maulina r
    dalam filsafat ilmu membahas ilmu dan nilai, ilmu bebas nilai dan ilmu tidk bebas nilai
    saya ingin bertanya bagaimana islam memandang ilmu yg terkait dng ilmu bebas nilai dan ilmu tidk bebas nilai ?

    Balas
  176. tedi kodin
    Ada seorang ustad yang berceramah mengenai ilmu, dia beranggapan bahwa ilmu yang dipelajari disekolah seperti fisika,biologi dll, tidaklah penting untuk dipelajari. saya pribadi tidak setuju dengan pendapat ini karena walaubagaimanapun ilmu yang tertulis didunia ini berupa ayat kauniyyah adalah ilmu Allah juga. bagaimana pendapat ustad mengenai hal ini?
    Balas
  177. pencari kebenaran
    Hubungan agama dengan ilmu
    Sebelum kita berbicara secara panjang lebar hubungan antara agama dengan ilmu dengan segala problematika yang bersifat kompleks yang ada didalamnya maka untuk mempermudah mengurai benang kusut yang dilihat oleh manusia seputar hubungan antara agama dengan ‘ilmu’ maka kita harus mengenal terlebih dahulu dua definisi pengertian ‘ilmu’ yang jauh berbeda satu sama lain,yaitu definisi pengertian ‘ilmu’ versi Tuhan dan versi sudut pandang manusia.
    Pertama adalah definisi pengertian ‘ilmu’ versi sudut pandang materialistik yang lahir melalui saintisme yang mendeskripsikan definisi pengertian ‘ilmu’ sebagai ‘segala suatu yang sebatas wilayah pengalaman dunia indera’ sehingga yang diluar wilayah pengalaman dunia indera menjadi tidak bisa didefinisikan sebagai wilayah ilmu.ini adalah pandangan yang kita kenal sebagai saintisme,faham ini berpandangan atau beranggapan bahwa ilmu adalah ‘ciptaan’ manusia sehingga batas dan wilayah jelajahnya harus dibingkai atau ditentukan oleh manusia.artinya manusia harus mengikuti pandangan manusia.
    Kedua adalah definisi pengertian ‘ilmu’ versi Tuhan yang mendeskripsikan ilmu sebagai suatu yang harus bisa mendeskripsikan keseluruhan realitas baik yang abstrak maupun yang konkrit sehingga dua dimensi yang berbeda itu bisa difahami secara menyatu padu.pandangan Ilahiah ini menyatakan bahwa ilmu adalah suatu yang berasal dari Tuhan sehingga batas dan wilayah jelajahnya ditentukan oleh Tuhan dan tidak bisa dibatasi oleh manusia artinya manusia harus mengikuti pandangan Tuhan.
    Mengapa bisa terjadi sesuatu yang dianggap sebagian manusia sebagai ‘benturan antara agama dengan ilmu’ (?) bila dilihat dengan kacamata Ilahi sebenarnya bukan terjadi benturan antara agama dengan ilmu sebab baik agama maupaun ilmu keduanya berasal dari Tuhan yang mustahil berbenturan.benturan itu terjadi karena manusia membatasi pengertian ‘ilmu’ diseputar wilayah dunia indera,sebaliknya agama tidak membatasi wilayah ilmu sebatas wilayah pengalaman dunia indera karena ilmu harus mendeskripsikan keseluruhan realitas baik yang abstrak maupun yang gaib sehingga otomatis ilmu yang di persempit wilayah jelajahnya (sehingga tak boleh menjelajah dunia abstrak) itu akan berbenturan dengan agama.
    Jadi yang berbenturan itu bukan agama vs ilmu tapi agama versus definisi pengertian ‘ilmu’ yang telah dipersempit wilayah jelajahnya.
    Dalam konsep Tuhan ilmu adalah suatu yang memiliki dua kaki yang satu berpijak didunia abstrak dan yang satu berpijak didunia konkrit dan konsep ilmu seperti itu akan bisa menafsirkan agama.sebaliknya konsep ilmu versi kaum materialistic hanya memiliki satu kaki yang hanya berpijak didunia konkrit yang bisa dialami oleh pengalaman dunia indera sehingga dengan konsep seperti itu otomatis ilmu tidak akan bisa menafsirkan agama.
    Jadi bila ada fitnah ‘benturan agama vs ilmu’ maka yang harus kita analisis adalah definisi pengertian ‘ilmu’ versi siapa yang berbenturan dengan agama itu,bila itu adalah definisi pengertian ‘ilmu’ versi saintisme (yang membatasi ilmu sebatas wilayah pengalaman dunia indera) maka itu adalah suatu yang pasti akan terjadi,sebab agama tidak membatasi ilmu sebatas wilayah pengalaman dunia indera sebab dalam pandangan Tuhan ilmu adalah sesuatu yang harus bisa menjangkau keseluruhan baik yang abstrak maupun yang konkrit (sehingga dua alam itu bisa difahami secara menyatu padu sebagai satu kesatuan system).
    ‘ilmu’ dalam saintisme ibarat kambing yang dikekang oleh tali pada sebuah pohon ia tak bisa jauh melangkah karena dibatasi wilayah jelajahnya harus sebatas wilayah pengalaman dunia indera sehingga ‘yang benar menurut saintisme adalah segala sesuatu yang harus terbukti secara empirik (tertangkap mata secara langsung),dengan prinsip inilah kacamata saintisme menghakimi agama sebagai ‘tidak berdasar ilmu’.
    Bandingkan dalam agama wilayah jelajah ilmu itu luas tidak dibatasi sebatas wilayah pengalaman dunia inderawi sebab itu ‘ilmu’ dalam agama bisa merekonstruksikan realitas secara keseluruhan baik yang berasal dari realitas yang abstrak (yang tidak bisa tertangkap mata secara langsung) maupun realitas konkrit (yang bisa tertangkap oleh mata secara langsung).jadi ilmu dalam agama tidak seperti kambing yang dikekang.
    Yang mesti diingat ‘sains’ (kini) pengertiannya adalah ilmu seputar dunia materi (yang bisa terbukti secara empirik) jadi sains bukanlah ilmu dalam pengertian yang bersifat menyeluruh karena wilayah cakupannya terbatas sebatas dunia materi yang bisa di tangkap dunia indera,sebab itu sungguh janggal bila sains menghakimi agama yang wilayah jelajahnya meliputi keseluruhan realitas,sebab itu sama dengan meteran tukang kayu digunakan untuk mengukur lautan nan dalam.

    Balas
  178. pencari kebenaran
    Perbedaan pandangan yang bersifat mendasar antara agama dan filsafat dalam hal ‘ilmu’ dan ‘kebenaran’ adalah : dalam agama ilmu (dan kebenaran) itu bersifat hierarkis sebab berujung atau mengerucut atau bermuara pada satu titik yaitu (pengertian) Tuhan,sedang dalam filsafat ilmu dan kebenaran itu datar dan acak sebab tidak bermuara pada satu titik tapi bermuara pada banyak kepala,pada banyak mazhab,pada banyak pendapat,bahkan hingga saat ini.bahkan dalam filsafat kontemporer nasib ‘kebenaran’ makin parah sebab ia dijatuhkan kembali ke lembah relativisme seperti zaman sophies dulu.tapi masih banyak orang yang terpesona dengan filsafat dan masih memandangnya sebagai ‘ibu kebenaran’ padahal karena filsafat berasal dari hasil olah fikir manusia yang serba terbatas maka apa yang datang dari dunia filsafat selalu terdiri dari dua bagian : yang benar dan yang salah,sehingga keliru kalau filsafat dikultuskan sebagai ‘kebenaran’.
    Balas
  179. ujang bandung
    mana yang lebih dahulu tahu dalam hal segala suatu termasuk ilmu apakah manusia atau Tuhan (?) kalau manusia yang terlebih dahulu tahu berarti Tuhan tahu belakangan dari manusia dan itu berarti Tuhan tidak maha tahu,sedang kalau Tuhan maha tahu konsekuensinya secara logika adalah Tuhan yang terlebih dahulu tahu segala macam ilmu dari pada manusia,jadi manusia yang sombong dengan merasa bahwa ilmu adalah ‘ciptaannya’ berarti ia tidak tahu darimana sebenarnya ilmu berasal,apakah ia tidak faham bahwa ilmu itu turun melalui ilham dan para penemu ilmu dizaman dahulu hanya tahu setelah datang padanya apa yang disebut ilham,sebagai contoh manusia bangga dengan iolmu komputer yang canggih tapi (bila memakai logika) tidakkah ia berfikir bahwa mustahil Tuhan takjub dengan ilmu komputer yang ditemukan oleh manusia sebab sebelum manusia diciptakanpun seluruh ilmu yang saat ini sudah ditemukan manusia termasuk ilmu tentang komputer sudah ada pada Tuhan.sebab itu coba perluas cara berfikir logika akal fikiran anda tentang Tuhan (!) anda pasti menemukan hal hal yang mengejutkan (!)
    Balas
  180. Dr. Uhar Suharsaputra
    Tuhan menunjukaan dan mengarahkan manusia melalui nabi, rasul dan kitab suci, bagi umat islam Quran bukan kitab ilmu pengetahuan tapi petunjuk, yang diperlukan manusia untuk mengembangkan kemampuan berfikirnya dalam memahami sunnatullah fil alam dan sunattulaah fi tasyri….jadi peran manusia sebagai khalifah jelas amat menentukan dalam menggali semua itu, dan dari situ berkembanglah ilmu….terima kasih atas nasehatnya yaaa, saudaraku ujang bandung….belajar ters baca terus…..yaaaaa…
    Balas
  181. ahmadsjahroni
    Wah, Alhamdulillah hebat komentar tentang Ilmu, bagi saya marilah kita buktikan kalau sudah berilmu, apakah yang sudah kita perbuat, Allah menuntut hasil ilmu yang kita peroleh, bukan sekedar mengagungkannya, belum bisa menjamin orang yang banyak ilmunya, mampu memperaktekkannya, ini banyak kita buktikan, kekayaan alam yang diberikan Allah belum mampu kita bisa manfaatkan, hingga banyak terjadi musibah yang menghantam diri kita sendiri, karena rasa syukurnya yang minimalis, yang ada kecongkakan manusianya hingga menimbulkan saling perselisihan dan permusuhan, ini diakibatkan karena mersa berilmu lebih baik dari yang lain. padahal kita memiliki ilmu apapun tanpa seizin Allah swt tidak akan mampu menguasainya. sumber ilmu sebenarnya ada dalam surat Al`Alaq yang 5 ayat disebutkan diatas. bila dikembangkan akan memperoleh hasil : 1. Manusia mengenal Rabbnya. 2. Manusia akan mengenal dirinya. 3. Manusia selalu sadar untuk melakukan kebajikan 4. Manusia selalu mendapat petunjuk dari Allah dalam kemudahan 5. manusia mampu memiliki keterampilan hidup untuk mengembangkan amal kebajikan yang ada dalam dirinya. smoga yang 5 ayat ini bisa kita kembangkan menjadi 666 ayat berikutnya bisa setahap demi setahap kita mampu memperaktekkannya. Dan semuanya ini untuk persiapan amailah kita diakhirat kelak.
    Balas
  182. pencari kebenaran
    Kemudian bila yang dimaksud ‘ilmu’ oleh kacamata sudut pandang saintisme adalah apa yang mereka sebut sebagai ‘sains’ maka itu adalah pandangan yang keliru,sebab untuk mendefinisikan apa itu ‘sains’ kita harus berangkat dari dasar metodologinya,bila metodologi sains adalah metode empirisme dimana parameter kebenaran ilmiah nya adalah bukti empirik maka kita harus mendefinisikan ‘sains’ sebagai ‘ilmu seputar dunia fisik-materi’ sebab hanya dunia fisik-materi itulah yang bisa dibuktikan secara empirik,sedang definisi pengertian ‘ilmu’ menurut versi Tuhan adalah alat atau jalan atau cara untuk mengelola dan memahami keseluruhan realitas baik yang abstrak maupun yang konkrit (sehingga kedua alam itu bisa difahami sebagai sebuah kesatuan unit-sistem),dan metodologi ilmu versi Tuhan itu tidak dibatasi oleh keharusan bukti empirik sebab pertama : realitas itu terdiri dari yang abstrak dan yang konkrit sehingga untuk memahami keduanya secara menyatu padu otomatis metodologi ilmu tak bisa dikonsep harus sebatas yang bisa terbukti secara empirik sebab bila demikian maka dunia abstrak menjadi keluar dari konstruksi ilmu,dan kedua : secara alami manusia sudah diberi akal dan hati yang memiliki ‘mata’ untuk menangkap dan memahami realitas atau hal hal yang bersifat abstrak.(bila mata indera adalah alat untuk menangkap realitas dunia lahiriah-material,maka akal adalah alat untuk menangkap konstruksi nya sedang hati menangkap essensinya).
    Sebab itu bila ilmu diibaratkan sebuah bangunan besar yang memiliki banyak ruang maka ‘sains’ (termasuk teknologi) didalamnya adalah salah satu kamarnya.inilah gambaran tentang ilmu yang tidak difahami kaum materialist,yang gambarannya tentang ‘ilmu’ hanya hidup diruang ‘sains’.ia lupa atau tidak tahu bahwa teramat banyak ruang lain yang untuk memasukinya memiliki metode yang berbeda dengan sains.

    Jadi mesti diingat bahwa ‘sains’ pengertiannya kini harus difahami sebagai ‘ilmu seputar dunia materi’ (yang bisa terbukti secara empirik) agar dalam pandangan manusia pengertiannya tidak tumpang tindih dengan definisi pengertian ‘ilmu’ yang sebenarnya. jadi ‘sains’ bukanlah ilmu dalam pengertian yang bersifat menyeluruh karena wilayah cakupannya terbatas sebatas dunia materi yang bisa di tangkap dunia indera, (sebab itu sungguh janggal bila parameter sains digunakan sebagai alat untuk menghakimi agama yang wilayah jelajahnya meliputi keseluruhan realitas,sebab itu sama dengan meteran tukang kayu digunakan untuk mengukur lautan nan dalam).
    Artinya bila dilihat dari kacamata sudut pandang Tuhan maka apa yang dimaksud ‘sains’ sebenarnya adalah salah satu cabang ilmu,tapi kacamata sudut pandang saintisme mengklaim bahwa (satu satunya) definisi pengertian ‘ilmu’ yang benar menurut mereka adalah konsep saintisme / yang memparalelkan pengertian ‘ilmu’ dengan ‘sains’ seolah hanya sains = ilmu, dan ilmu = hanya sains,dimana selain ‘sains’ yang lain hanya dianggap ‘pengetahuan’ (sebagaimana telah tertera dalam buku buku teks filsafat ilmu).
    Kaum materialist tidak mau menerima bila konsep ‘ilmu’ dikaitkan dengan realitas dunia abstrak sebab saintisme berangkat dari kacamata sudut pandang materialistik ‘bermata satu’.yang pasti bila kita menerima definisi konsep ‘ilmu’ versi barat (dengan metodologi yang harus terbukti secara empirik) maka agama seperti ‘terpaksa’ harus difahami sebagai ‘ajaran moral’ bukan kebenaran berasas ilmu (sebagaimana pemahaman filsafat materialist terhadap agama).padahal menurut konsep Tuhan agama adalah kebenaran berdasar ilmu,(hanya ‘ilmu’ yang dimaksud adalah konsep ilmu yang bersifat universalistik yang hanya bisa difahami oleh manusia yang ‘bermata dua’/bisa melihat kepada realitas dunia abstrak dan dunia konkrit secara berimbang).
    Jadi mari kita analisis masalah (ilmu dan kebenaran ) ini dari dasar dari realitas yang bersifat menyeluruh,sehingga umat manusia tidak terdoktrin oleh ‘kebenaran’ versi sudut pandang materialist yang sebenarnya berpijak pada anggapan dasar bahwa yang real atau ‘realitas’ adalah hanya segala suatu yang bisa tertangkap dunia indera (dan secara metodologis bisa dibuktikan secara empirik),dan terlalu picik untuk bersandar pada anggapan demikian, mengingat hanya sebagian kecil saja realitas yang bisa ditangkap oleh dunia pengalaman indera manusia,sehingga wajar bila melalui agama Tuhan memberitahukan kepada manusia realitas yang dunia panca indera manusia tidak bisa menangkapnya.

    Jadi bila saat ini banyak pandangan yang ‘bias’ – ‘rancu’ seputar hubungan agama dengan ilmu itu karena definisi pengertian ‘ilmu’ yang saat ini dominan dan menguasai dunia adalah definisi ‘ilmu’ versi saintisme itulah,dan banyak orang yang belum bisa mengoreksi pandangan saintisme itu dari benaknya,banyak orang yang tanpa sadar memakai kacamata saintisme dalam memahami hubungan agama dengan ilmu sehingga kala melihat agama ia melihatnya sebagai suatu yang seolah ‘berada diluar wilayah ilmu’ itu karena saintisme membatasi ‘ilmu’ sebatas wilayah pengalaman dunia inderawi. sedang definisi pengertian ‘ilmu’ versi Tuhan memang hanya difahami sedikit orang yang memiliki pandangan berimbang antara melihat kedunia abstrak dengan melihat ke dunia konkrit.
    Agama yang difahami secara benar dan ilmu pengetahuan yang juga difahami secara benar akankah bertentangan (?),mustahil ! sebab dua hal yang benar mustahil bertentangan satu sama lain melainkan akan saling mengisi satu sama lain walau masing masing mengisi ruang yang berbeda serta mengemukakan kebenaran dalam persepsi yang berbeda.(hanya manusia yang sering tidak bisa menyatu padukan beragam ruang serta beragam persepsi yang berbeda beda itu padahal semua ada dalam satu realitas keseluruhan dan mengkristal kepada suatu kesatuan konsep-makna-pengertian).
    Agama dan ilmu telah menjadi korban fitnah besar dan telah menjadi seperti ‘nampak bertentangan’ karena dalam sejarah telah terjadi provokasi besar besaran oleh kacamata sudut pandang ideology materialistik yang memposisikan agama dan ilmu pada posisi yang seolah bertentangan,karena kacamata sudut pandang materialistik melihat-memahami dan mengkonsepsikan agama secara salah juga melihat-memahami dan mengkonsepsikan ‘ilmu’ secara salah akibatnya mereka (materialist) sulit menemukan keterpaduan antara agama dengan ilmu.
    Sebab itu bila ingin memahami konsep agama dan ilmu secara benar kaji kitab suci secara ilmiah dengan tidak bersikap a priori terlebih dahulu.dan yang mesti diingat adalah bahwa segala bentuk hipotesa – teori yang tidak berdasar fakta-yang cuma khayalan – yang cuma teori-filosofi seputar sains yang berdasar ideology materialist (bukan murni sains),semua adalah ‘karat’ yang membuat agama dengan ilmu akan nampak menjadi bertentangan, sebab agama hanya menerima yang berdasar fakta kenyataan sebagaimana yang Tuhan ciptakan.ironisnya tidak sedikit ilmuwan-pemikir yang menelan mentah mentah konsep saintisme ini sehingga agama dan ilmu nampak berada pada kotak yang berjauhan yang seperti sulit atau tidak bisa disatu padukan,bahkan pengkaji masalah hubungan agama-ilmu seperti Ian g. barbour sekalipun belum bisa melepas kacamata saintisme ini dari kacamata sudut pandangnya sehingga ia menemukan kerumitan yang luar biasa kala membuat peta hubungan antara agama dengan ilmu.

    ‘Sains murni’ seperti hukum fisika mekanisme alam semesta,hukum hukum ilmu fisika murni, matematika murni,ilmu tentang listrik,ilmu biology dlsb.yang memiliki bukti fakta empirik yang konkrit yang pasti dan terukur pada dasarnya pasti tidak akan bertentangan dengan agama justru menguatkan pandangan agama,tapi teori khayali yang tak berdasar kenyataan seperti Darwin pasti akan berbenturan dengan agama,tapi oleh kaum materialist ilmiah justru teori inilah yang dihadapkan pada garis terdepan (seolah ia mewakili dunia ilmu !) dan dibenturkan secara langsung dengan agama kala membahas masalah hubungan agama dengan ilmu hingga lahirlah salah satu fitnah akhir zaman yang terbesar sepanjang sejarah didunia.
    Saat ini dengan eksistnya ideology materialisme ilmiah di dunia sains nampak fitnah itu seperti dijaga ketat supaya terus ada hingga kini dengan berbagai cara bahkan dengan cara yang tidak ilmiah sekalipun,seperti contoh : kengototan luar biasa dalam mempertahankan teori Darwin saat teori itu makin terbukti tidak memiliki validitas ilmiah-kemudian penafsiran teori relativitas lalu fisika kuantum ke arah yang sudah bukan sains lagi yaitu ke tafsir tafsir materialistik,dicurigai dibalik semua itu mereka sebenarnya tidak ingin agama dan ilmu nampak sebagai dua konsep menyatu padu sebab kesatu paduan agama dengan ilmu sudah pasti akan menghancurkan ‘kredibilitas ilmiah’ ideology atheistik materialistik yang bersembunyi dibalik wacana wacana filsafat-sains.
    Pemikiran-pandangan-opini-pernyataan sudut pandang materialist itulah yang membuat filsafat-sains nampak selalu berbenturan langsung dengan agama,dan mereka (materialist) berusaha memonopoli tafsir tafsir seputar sains sehingga penafsir sains yang menafsirkan segala suatu seputar sains diluar cara pandang mereka akan langsung distigma kan sebagai pernyataan yang ‘apologistik’ (dibuat buat agar nampak ‘ilmiah’).
    Kesimpulannya : adanya dua konsep ‘ilmu’ melahirkan adanya dua konsep kebenaran yang jauh berbeda : kebenaran versi sudut pandang manusia dan kebenaran versi sudut pandang Tuhan. (karena ilmu adalah konstruksi dari konsep kebenaran).dimana ’kebenaran’ versi sudut pandang manusia yang terkonsep dalam ‘saintisme’ adalah bentuk kebenaran yang wilayah cakupan nya terbatas pada segala suatu yang tertangkap dunia pengalaman indera dan atau bisa dibuktikan secara empirik,berbeda jauh dengan konsep ‘kebenaran’ versi Tuhan yang wilayah cakupan nya meliputi serta merangkum keseluruhan realitas (yang abstrak dan yang konkrit).
    Dengan mengenal konstruksi dari dua bentuk konsep kebenaran yang jauh berbeda akan mempermudah kita dalam mengurai problem agama dengan ilmu termasuk juga problem benturan yang paling mendasar antara kacamata sudut pandang ‘Barat’ dengan Islam.dan harus disadari kita harus memiliki kerangka dasar ilmiah yang konstruktif dalam melawan dominasi konsep – pengertian ‘ilmu’ versi barat.

    http://uharsputra.wordpress.com/filsafat/islam-dan-ilmu/



Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako

Teori Rekonstruksi by: Ame Suzako